Pemkab Batang minta MUI netral pada Pemilu 2024

oleh

Batang – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, minta pada pengurus Majelis Ulama Indonesia setempat bersikap netral saat pelaksanaan Pemilihan Umum 2024 karena lembaga ini berfungsi sebagai pembina dan pengayom umat Islam.

“Di tahun politik seperti sekarang ini, kami berharap Majelis Ulama Indonesia dapat berperan menjaga kondusifitas masyarakat agar tidak menjadi panas,” kata Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki di Batang, Kamis.

Menurut dia, pengurus MUI seyogyanya terus bisa meningkatkan perannya dalam melayani umat, terutama dalam mencegah dan meredakan perselisihan atau perbedaan terkait keagamaan.

INFO lain :  Gibran ungkap keinginan Kaesang terjun ke politik

Apalagi memasuki bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah, lanjut dia, para pengurus bisa memantau keadaan dan kegiatan masyarakat agar situasi tetap kondusif.

INFO lain :  Warga Brebes Diresahkan Penipuan Sumbangan Abal-abal. Mulai Ngaku Wartawan, Polisi Sampai Khitanan Masal

“Kegiatan yang tidak sejalan dengan roh ibadah di bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah ini, mari bisa dikendalikan secara bersama – sama,” kata Lani Dwi Rejeki.

Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Batang Zaenul Iroki menyampaikan sikapnya untuk membantu program pemerintah terutama permasalahan yang esensial.

Permasalahan esensial seperti perselisihan umat, kata dia, terkadang muncul secara mendadak dan harus cepat diredakan oleh peran tokoh agama yang ada di MUI.

INFO lain :  Dua Terduga Teroris di Batang Ditangkap Densus 88

“Oleh karena, jika memang diperlukan dan mendesak kami selaku MUI akan mengeluarkan fatwa untuk mengambil jalan tengahnya. Demikian pula, kami juga akan menjadi mesin pendingin dan netral, serta tidak memiliki kepentingan di Pemilu 2024,” katanya.

Sumber Antara