Termasuk Cagar Budaya, Pemkot Semarang Hidupkan Lagi Hotel Bersejarah Dibya Puri

oleh

Semarang – Pemerintah Kota Semarang menyiapkan rencana untuk menghidupkan lagi hotel bersejarah Hotel Du Pavillion atau yang lebih dikenal dengan Hotel Dibya Puri.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam siaran pers di Semarang, Kamis, mengatakan hotel yang berada tidak jauh dari kawasan Kota Lama Semarang itu pernah menjadi salah satu hotel termegah di Indonesia.

Hotel yang merupakan bangunan cagar budaya tersebut, lanjut dia, menjadi pilihan para tokoh penting saat singgah di Kota Semarang, termasuk Presiden Soekarno.

INFO lain :  PPKM Kota Semarang Turun ke Level 2

“Salah satu fokus dalam pengembangan wisata warisan budaya di Kota Semarang yakni melakukan revitalisasi Hotel Dibya Puri,” katanya.

INFO lain :  Overload, Lapas dan Rutan di Jateng Rawan Penularan Virus Corona

Upaya yang mulai dilakukan, kata dia, yakni berkomunikasi dengan Kementerian BUMN sebagai pemilik gedung.

Ia menyebut bangunan Hotel Dibya Puri merupakan milik PT Hotel Indonesia Natour.

INFO lain :  Istri TNI Korban Penembakan di Semarang Masih di Ruang ICU

Melalui komunikasi dengan Kementerian BUMN, wali kota meyakini proses revitalisasi lebih cepat terealisasi.

Revitalisasi Hotel Dibya Puri, menurut dia, diyakini mampu mendongkrak sektor pariwisata Kota Semarang.

“Tidak hanya untuk menginap, namun juga menjadi destinasi wisata,” katanya.

Sumber Antara