Polres Pekalongan Kota Inisiasi Program Polisi Sahabat Anak

oleh

Pekalongan – Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan Kota, Jawa Tengah, menginisiasi Program Polisi Sahabat Anak guna menghilangkan kesan negatif polisi di kalangan anak-anak.

“Biasanya orang tua akan menakut-nakuti anaknya dengan kata-kata seperti ‘awas ada polisi’ atau ‘jangan nakal nanti ditangkap polisi’. Kesan maupun bayangan tersebut coba kami hilangkan melalui kegiatan bertatap muka dengan anak-anak,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pekalongan Kota AKP Tri Handayani di Pekalongan, Kamis.

Menurut dia, untuk menghilang kesan polisi menakutkan anak-anak berusaha mendekatkan pada mereka guna diajak berkeliling menyambangi ruangan kerja kepolisian, sarana, dan prasarana tugas seperti mobil patroli.

INFO lain :  Arsul Sani : Ada Ketidakadilan di Kasus Korupsi RSUD Kraton

Selain itu, kata dia, pihaknya memberikan edukasi pentingnya mematuhi protokol kesehatan kepada anak-anak karena kasus COVID-19 belum selesai dan disiplin berlalu lintas di jalan raya.

INFO lain :  Penataan Kawasan Kumuh Terus Diintervensi

Sekitar 30 anak yang masih belajar di taman kanak-kanak didampingi tenaga pendidik dan pengurus sekolah mendengarkan edukasi petugas Satlantas Polres Pekalongan Kota.

“Ini merupakan langkah edukatif melalui bimbingan dan pemahaman sejak dini pada anak-anak akan pentingnya disiplin berlalu lintas,” katanya.

Tri Handayani mengatakan penyampaian edukasi kepada anak-anak harus mudah dipahami dan butuh kesabaran agar mereka tidak bosan mendengarkan.

INFO lain :  Lempar Sabu ke Lapas saat 17 Agustus, Kurir Narkoba Ditangkap

“Perlu bahasa yang lugas dan mudah dimengerti, serta diselingi permainan dan nyanyian agar anak-anak mampu meningkatkan minat dan memahami materi yang disampaikan,” katanya.

Ia menambahkan sebagai upaya mendukung percepatan kekebalan komunal (herd immunity), pihaknya mengajak anak-anak tidak takut divaksin dan disiplin memakai masker, jaga jarak, dan sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

Sumber Antara