PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menginformasikan bahwa dirinya terkonfirmasi positif terinfeksi COVID-19.
Hal itu disampaikan sendiri oleh Dyah melalui sebuah rekaman video yang diunggah di akun media sosial pribadinya.
Bupati yang akrab dipanggil Tiwi tersebut menyebutkan kondisi saat ini perlu menjadi perhatian bersama bahwa COVID-19 bisa menjangkiti siapa saja.
“Kemarin sore saya melakukan tes usap karena salah satu staf pribadi saya yang sudah terlebih dahulu terkonfirmasi positif COVID-19,” ujarnya.
Hasil tes usap dari rumah sakit telah dia terima dan dirinya dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19.
Dia menegaskan, kondisi fisiknya pada saat ini cukup baik meskipun ada sedikit gejala ringan.
“Sesuai prosedur saya akan menjalani isolasi mandiri selama beberapa hari ke depan di rumah dinas dengan pendampingan dari tenaga kesehatan,” terangnya.
Tiwi memastikan bahwa segala aktivitas kedinasan dan aktivitas pemerintahan di Kabupaten Purbalingga akan tetap berjalan seperti biasa.
“Kami harapkan segala kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan tetap bisa berjalan dengan baik dan lancar karena saya juga tetap bekerja dari rumah dinas,” sebutnya.
Tiwi menambahkan, kendati dinyatakan positif COVID-19, dirinya akan tetap bekerja secara daring atau virtual.
“Saya berharap semua orang yang pernah berinteraksi selama beberapa hari terakhir, untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan seperti isolasi mandiri atau tes usap PCR,” harapnya.
Dia juga menegaskan bahwa COVID-19 bisa menyerang siapa saja sehingga semua masyarakat Purbalingga harus terus memperkuat penerapan protokol kesehatan.
“Jangan anggap remeh COVID-19 karena bisa menyerang siapa saja, peningkatan kasus COVID-19 di Purbalingga harus menjadi perhatian bersama. Dengan demikian mari tingkatkan kewaspadaan dan perkuat 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, tingkatkan kedisiplinan kita melakukan protokol kesehatan, dan selain itu jaga imunitas tubuh,” tandasnya. (pur)
















