Banyak Anak Jalanan dan Telantar. Apa Tindakan Pemkot Semarang?

oleh
oleh

SEMARANG – Pemkot Semarang memberikan perhatian khusus terhadap kasus yang berkaitan dengan kasus sosial yang terjadi pada anak jalanan dan anak telantar.

Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto membeberkan, kasus sosial pada anak jalanan dan anak telantar memang bukan perkara yang mudah.

“Karena itu kami memberikan perhatian khusus, terkait kasus tersebut, untuk wujudkan Kota Semarang ramah anak,” katanya, Selasa (24/11).

INFO lain :  Polda Jateng Bentuk Tim Penindakan Covid-19

Perhatian itu salah satunya diwujudkan dengan dibentuknya Unit Pelayanan Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (UPKSAI). Layanan anak terintegrasi dengan memaksimalkan layanan pencegahan dan penanganan masalah kesejahteraan sosial dan perlindungan anak di kota Semarang.

“UPKSAI menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam memberikan layanan kepada anak-anak sebagai sebuah bentuk tanggung jawab Pemerintah,” jelasnya.

INFO lain :  Pengedar Sabu Dibekuk Usai Turun daru Bus

Tavip melanjutkan, dirinya berharap dengan semangat dan komitmen dari Pemerintah Kota Semarang dan semua pihak yang tergabung dalam UPKSAI maka amanah ini dapat dilaksanakan dengan baik.

“Bagaimanapun juga kita mempunyai tanggung jawab dalam tumbuh kembang anak-anak kita, baik kita sebagai orang tua, wali murid terhadap perkembangan anak-anak kita sendiri maupun anak-anak di lingkungan kita,” katanya.

INFO lain :  ​R Dody Kristyanto Terdakwa Korupsi Kasda Semarang Dituntut 4 Tahun Penjara

Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Muthohar, menambahkan, UPKSAI memberikan layanan bersifat terintegrasi yang diberikan kepada kasus anak jalanan, anak telantar, anak berhadapan dengan hukum. (ema)