Libatkan Kaum Disabilitas dalam Penanganan Bencana

oleh
oleh

TEMANGGUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung memberdayakan kaum difabel untuk ikut terlibat dalam penanggulangan bencana. Mereka diberdayakan sesuai kemampuan masing-masing.

Kepala BPBD Temanggung Dwi Sukarmeri mengatakan, pihaknya memberdayakan penyandang disabilitas dalam penanggulangan kebencanaan, sebab selama ini masih kurang dioptimalkan.

“Padahal mereka bisa dan memiliki keahliannya masing-masing, maka kita rekrut mereka dalam Unit Layanan Inklusi Disabilitas (LIDI),” ujarnya, Minggu (1/11).

INFO lain :  Nenek Ditemukan Tewas di Hutan Usai Hilang 12 Hari

Menurut Dwi, meski terlibat dalam penanggulangan bencana, namun teman-teman difabel yang tergabung dalam LIDI ini tak harus sampai ke lokasi bencana. Sumbangsih mereka bisa melalui keahlian masing-masing, misalnya memasak, memijat, mengobati/P3K dan lain-lain.

INFO lain :  Satpol PP Berjaga di Alun-alun Tegal, Cegah PKL Berjualan

“Melalui pembentukan Lidi ini untuk memastikan bahwa teman-teman penyandang disabilitas juga paham dan mau berbuat dalam urusan kebencanaan, karena urusan bencana itu menjadi urusan bersama,” tegasnya.

Atas dasar itu, kata dia, semua warga memiliki peranannya masing-masing dalam penanggulangan bencana.

INFO lain :  Edarkan Sabu di Kota Tegal, Warga Lebaksiu Diamankan Polisi

Disebutkan, sesuai dengan Surat Keputusan (SK), penyandang disabilitas di Kabupaten Temanggung yang sudah tergabung dalam Lidi ini ada sebanyak 75 orang dan kemungkinan akan terus bertambah.

“Melalui cara ini kaum difabel yang selama ini kerap dijadikan objek kini mereka aktif sebagai subjek,” tandasnya. (ung)