Satpol PP Berjaga di Alun-alun Tegal, Cegah PKL Berjualan

oleh

Tegal – Mengantisipasi kembalinya para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan wahana mainan anak yang biasa mangkal di wilayah Alun-alun Kota Tegal, mulai Rabu (15/8/2018) Satpol PP bersama tim terpadu TNI Polri mulai melakukan penjagaan. Mereka berjaga di area sekitar Alun-alun Tegal.

“Alun-alun kami jaga agar tidak ada lagi para pedagang dan wahana mainan anak-anak ada di wilayah ruang publik. Kami sudah melakukan sosialisasi sejak rapat koordinasi dua hari yang lalu,” tutur Kepala Satpol PP Kota Tegal, Joko Syukur.

Penjagaan komplek Alun-alun oleh tim terpadu akan dikakukan hingga Desember mendatang. Penjagaan oleh petugas sebanyak 18 personil dibagi dua sift. Sift pertama empat jam dari pukul 14.00 hingga pukul 18.00 dan sift kedua 18.00 hingga 22.00.

INFO lain :  Warga Binaan Lapas Pekalongan Diajari Budidaya Itik dan Pepaya
INFO lain :  Lima Kapolsek Polres Brebes Diganti

Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal, Hery Budiman menambahkan, pihaknya telah menggear rapat koordinasi dengan Satpol PP. Terkait usulan anggaran sebesar Rp 345 juta untuk pengamanan wilayah Alun – alun sudah pihaknya telah menyetujui dalam anggaran perubahan.

INFO lain :  Polres Brebes Gelar Mancing Gembira

“Komisi I DPRD Kota Tegal, berharap Alun-alun Kota Tegal bisa kembali ke fungsinya sebagai ruang publik terbuka bebas dari pedagang dan wahana mainan anak anak. Parkir juga harus bisa ditertibkan terutama didepan Masjid Agung parkir kendaraan roda dua hingga empat baris sangat mengganggu pengguna jalan lainnya,” pungkas Hery Budiman.nin/edit