PURBALINGGA – Pembangunan Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) di Purbalingga memerlukan sinergi seluruh unsur pemerintahan, mulai dari tingkat pusat hingga pemerintah kabupaten, BUMN, BUMD, serta masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Purbalingga, Sarwa Pramana, Senin (28/9).
“Negara sudah hadir, BUMN hadir, masyarakat hadir. Bandara JBS nantinya menjadi salah satu daya ungkit perekonomian Kabupaten Purbalingga, sehingga menjadi sangat penting untuk dikawal bersama,” katanya.
Saat ini, pembangunan Bandara JBS memang tengah tertunda akibat pandemi Covid-19.
Selain mengawal pembangunan Bandara JBS, Pjs Bupati juga mengajak seluruh unsur Forkopimda Purbalingga, untuk berkontribusi dalam menciptakan kondisi politik yang menyenangkan, jelang Pilkada Serentak 2020.
Sebagai pengganti sementara bupati petahana yang saat ini berstatus cuti di luar tanggungan negara, Sarwa menyatakan kesiapannya untuk bekerja keras demi menyelesaikan sedikit permasalahan yang muncul di Purbalingga, khususnya Covid-19, dan terselenggaranya Pilkada di Purbalingga yang kondusif.
“Iklim politik menjadi suatu yang sangat mahal pada saat kita terciderai suatu permasalahan kecil. Tentunya itu tidak perlu terjadi. Mudah-mudahan bisa kita deteksi secara dini, kita kawal secara dini, bagaimana membangun komunikasi secara mufakat untuk tidak mengembang di kemudian hari,” katanya.(pur)
















