Anak Tega Parang Bapak Gara-gara Tak Dibelikan Rokok

oleh

PurbalinggaSeorang pria berinisial SD (34), warga Desa Kedunglegok, Kecamatan Kemangkon diamankan petugas Polsek Kemangkon karena mengamuk dan menyerang orang tuanya menggunakan parang, Kamis (11/10).

Kapolsek Kemangkon AKP Siswanto mengatakan, atas laporan tersebut pihaknya langsung ke lokasi mengamankan pelaku beserta parang yang dibawanya ke Polsek Kemangkon.

“Sudah kami amankan pelaku dan barang buktinya,” kata Kapolsek.

Peristiwa tersebut, kata dia, pertama kali diketahui saksi bernama Marto Suwarjo. Saat itu, saksi yang rumahnya bersebelahan mendengar suara gaduh di rumah tetangganya. Saat dilihat, diketahui pelak SD sedang menyerang seorang pria tua bernama Sansuwardi yang juga bapak sendiri.

INFO lain :  Pohon Tumbang Timpa Warung Bakso di Baki Sukoharjo

“Saksi lalu berteriak minta tolong warga. Warga yang datang berusaha melerai perkelahian. Petugas yang datang langsung mengamankan pelaku SD tersebut berikut parang yang dibawa pelaku,” jelas Kapolsek.

INFO lain :  Todong dan Bekap Penjaga, 9 Napi Blora Berusaha Kabur

Dikatakannya, dalam kejadian itu, pelaku SD sempat menyerang dan membacok kepala Sansuwardi. Korban mengalami luka lecet di kepala akibat terkena golok. Beruntung luka yang diderita hanya luka ringan dan tidak sampai dirawat di rumah sakit.

Sementara, berdasarkan keterangan Sansuwardi, anaknya mengamuk karena tidak dibelikan rokok. Karena marah, SD sempat mengancam akan membakar pakaian di tungku.

“Saat dicegah, dia malah menyerang dengan parang,” kata dia.

INFO lain :  Pejalan Kaki Tewas Diserempet Truk di Pantura Rembang

Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, pelaku sering mengamuk karena memiliki gangguan kejiwaan. Warga sekitar sendiri juga mengaku kerap dibuat resah setiap SD mengamuk.

“Karena memiliki latar belakang gangguan kejiwaan, kita akan koordinasikan lebih lanjut dengan pihak keluarga untuk menentukan penanganan selanjutnya. Apakah pemuda tersebut akan dikirim ke rumah sakit ataupun di pengobatan alternatif untuk mengobati gangguan kejiwaannya,” kata Kapolsek.edit