SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi akan meninggalkan balai kota sehari menjelang masa pelaksanaan kampanye.
“Pada hari Jumat (25/9) sudah tidak akan ngantor. Akan mulai kembalikan aset ke Pemkot Semarang,” ungkapnya, Rabu (23/9).
Sesuai aturan, Hendi harus cuti saat masa kampanye pilkada. Hal serupa juga berlaku bagi wakil wali kota Hevearita G Rahayu.
Keduanya sama-sama kembali maju dalam Pilkada 2020 ini. Keduanya juga sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon sah, dalam Pilkada 9 Desember nanti.
Untuk Pelaksana Tugas Wali Kota Semarang, lanjut dia, merupakan wewenang Gubernur Jawa Tengah dalam menentukannya.
Kampanye Pilkada 2020 akan berlangsung mulai 26 September hingga 6 Desember mendatang.
Adapun untuk pelaksanaan kampanye, dia menyatakan strategi kampanye telah disiapkan oleh tim pemenangan.
“Akan disiapkan semaksimal mungkin sebagai bagian mengikuti aturan yang sudah ditentukan,” sebutnya.
Strategi kampanye yang disiapkan, kata dia, termasuk dengan kampanye virtual melalui aplikasi Zoom.
“Minimal satu kali akan digelar kampanye akbar secara virtual agar bisa diikuti masyarakat dari rumah,” bebernya.
Pasangan Hendi-Ita diusung oleh sembilan partai politik penghuni DPRD Kota Semarang serta lima partai politik nonparlemen. Kotak kosong akan menjadi lawan mereka dalam pemilihan. (mar)















