SEMARANG – Korban meninggal dari jatuhnya helikopter MI-17 di Kabupaten Kendal, sepekan yang lalu, bertambah satu.
Lettu Cpn Vira Yudha yang kondisinya sempat membaik, dan dirawat di RSUP dr Kariadi, Semarang, menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu (13/6) malam.
Almarhum dimakamkan di TPU Kembangarum Semarang, Minggu (14/6). Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Puspenerbad) Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso memimpin upacara pemakaman.
Menurut Teguh, almarhum meninggal dunia setelah mengalami masalah pada paru-paru.
“Almarhum ini salah satu korban selamat yang sempat membaik kondisinya di awal perawatan,” ujarnya.
Namun, lanjut dia, permasalahan pada fungsi paru-paru dan ginjal yang menyebabkan kondisi almarhum belum membaik.
Almarhum Lettu Vira meninggalkan seorang istri dan seorang putra.
Heli MI-19 yang ditumpangi sembilan prajurit TNI jatuh di area Kawasan Industri Kendal pada Sabtu (6/6) sore.
Empat prajurit tewas usai kejadian nahas tersebut. Keempat prajurit itu masing-masing Lettu Wisnu Tia Aruni, Kapten I Kadek Suardiasa, Kapten Fredy Vebryanto Nugroho, dan Kapten Yulius Hendro.(mht)














