Dokumen Kependudukan Kena Rob dan Rusak? Ini Saran Disdukcapil

oleh
oleh

PEKALONGAN – Warga terdampak limpasan rob diimbau segera mengurus dokumen administrasi kependudukan (adminduk) yang hilang atau rusak karena terjangan banjir. Pengurusan dapat dilakukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekalongan.

Kepala Disdukcapil Kota Pekalongan, Suciono, menyatakan, program penggantian dokumen hilang itu merupakan upaya Dindukcapil untuk membantu warga mendapatkan kembali dokumen kependudukannya.

“Warga yang rumahnya terkena imbas rob, pasti banyak dokumen kependudukan yang hilang dan rusak. (Misalnya) dokumen Kartu Keluarga (KK), akte, KTP (hilang atau rusak) akibat terendam banjir,” ujarnya, Jumat (12/6).

INFO lain :  Ormas di Jateng Dilarang Sweeping Saat Ramadhan

Ditegaskan, penggantian dokumen kependudukan tersebut diberikan tanpa prosedur yang menyulitkan masyarakat. Dokumen pengganti pun bisa dicetak ulang dengan proses yang cepat.

Di sisi lain, Suciono menyatakan, penggantian dokumen tersebut hanya berlaku bagi warga yang telah tercatat dalam basis data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. Sebaliknya, warga yang belum memiliki dokumen tetap tidak bisa melakukan klaim penggantian dengan alasan hilang.

INFO lain :  Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat Ditangkap

“Jika warga tersebut sudah ada database-nya atau masih ada fotokopian berkasnya bisa diganti baru. Tidak perlu melampirkan persyaratannya dari awal lagi karena blangko masih tersedia banyak. Biasanya sehari (dokumen) sudah bisa jadi,” ujar Suciono.

Penggantian dokumen hilang, lanjutnya, dapat dilakukan dengan cara melaporkannya ke kantor kecamatan, kemudian pihak kecamatan akan meneruskan laporan tersebut melalui aplikasi kependudukan berbasis web yang disediakan oleh Dindukcapil.

INFO lain :  Tetap Gelar Debat Dua Kali

Selanjutnya, Dindukcapil akan memproses dokumen berdasarkan database yang tersedia, lalu menyalurkannya ke kecamatan yang terdampak banjir untuk diambil warga yang bersangkutan.

“Kami sangat berharap adminduk warga yang hilang, dan rusak bisa segera diurus. Jangan menunggu hanya pada saat akan membutuhkan,” tandasnya. (mht)