3 Karyawan Reaktif Tes, Rita Pasaraya Ditutup

oleh
oleh

WONOSOBO – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonosobo menutup sementara Rita Pasaraya setelah hasil tes cepat (rapid test) yang digelar secara acak menunjukkan ada tiga karyawan swalayan tersebut reaktif Covid-19.

Sekda Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo mengatakan, Pemkab menutup sementara waktu operasional Rita Pasaraya hingga waktu yang belum ditentukan. “Ini sambil menunggu seluruh karyawan swalayan itu selesai menjalani rapid test,” katanya, Selasa (19/5).

INFO lain :  Walikota Magelang Sebut Program Unggulan Pemkot Butuh Pendampingan Kejari

Keputusan untuk menutup toko modern terbesar di Kota Wonosobo itu, menurut Andang, untuk menjaga kesehatan karyawan lainnya, masyarakat yang berkunjung, serta menekan potensi penyebaran Virus Corona agar tidak semakin meluas.

Selain penutupan dan mewajibkan manajemen dan seluruh karyawan menjalani tes cepat, katanya, Pemkab Wonosobo juga meminta pihak Rita Pasaraya agar melakukan disinfeksi terhadap seluruh titik dan barang di toko demi menghindari masih adanya virus yang kemungkinan menempel.

INFO lain :  Angin Kencang Terjang Beberapa Desa di Kecamatan Kaliwungu Kudus

Kemudian seluruh karyawan dalam jangka waktu 14 hari ke depan agar melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing serta jajaran manajemen wajib menyampaikan laporan hasil kepada pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonosobo.

INFO lain :  Pengedar Obat Keras di Wonogiri Ditangkap

Menyikapi kondisi Rita Pasaraya, Bupati Wonosobo Eko Purnomo menyampaikan pesan kepada masyarakat agar semakin waspada dan meningkatkan kesadaran perihal pentingnya berada di rumah dan menghindari keramaian.

“Kepada segenap warga Wonosobo, saya meminta agar tetap bersabar menahan diri untuk berada di rumah demi mencegah penularan yang semakin meluas,” katanya.(mht)