PNS Wajib Beli 2 Kilo

oleh
oleh

TEMANGGUNG – Pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Temanggung diwajibkan membeli bawang putih hasil petani lokal minimal 2 kilogram.

Kebijakan dari Bupati Temanggung M Al Khadziq ini dilakukan, menyusul anjloknya harga komoditas tersebut saat panen raya.

“Setiap PNS kita wajibkan membeli bawang putih minimal 2 kilogram dan cabai dari petani lokal minimal 2 kilogram karena harganya juga sedang anjlok,” ujarnya, Senin (4/5).

Bupati menyebutkan, jumlah PNS di Kabupaten Temanggung sekitar 6.000 orang. Sehingga kalau setiap orang membeli 2 kilogram bawang putih maka akan terserap sekitar 12 ton bawang putih dari petani juga akan terserap sekitar 12 ton cabai dari petani.

INFO lain :  DPRD Jateng Minta Rencana Kenaikan Tarif Tol Semarang-Solo Dibatalkan

“Ini demi untuk membantu para petani yang harga bawang putihnya tengah anjlok,” terangnya.

Pihaknya, sudah berkirim surat pada Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Pertanian, dan Gubernur Jawa Tengah untuk mengambil langkah-langkah mengatasi permasalahan tersebut.

Kepada Menteri Koordinator Perekonomian supaya menyetop impor bawang putih dan kepada Menteri Pertanian memimta membeli bawang putih petani program APBN dan juga meminta Mentan untuk mewajibkan importir bawang putih membeli bawang putih lokal dari Kabupaten Temanggung.

INFO lain :  Dua Provokator Aksi 24 Juli 2021 di Semarang Ditangkap

“Kita juga sudah memohon pada Pak Gubernur Jateng untuk menyetop masuknya bawang impor ke Jateng, paling tidak di saat panen raya ini supaya harga bawang putih petani naik,” sebutnya.

Khadziq mengatakan kabarnya PNS Pemprov Jateng juga akan membeli sekitar 4,5 ton bawang putih dari petani Temanggung.

Produksi bawang putih di Kabupaten Temanggung pada panen raya kali ini sekitar 24.000 ton basah atau setara 12.000 ton kering.

INFO lain :  Polda Usulkan 5 Polres di Jateng Menjadi Tipe C

“Pada tahun-tahun sebelumnya hasil panen bawang putih petani Temanggung diserap oleh Kementan untuk bibit bawang putih di musim berikutnya dan juga diserap oleh importir bawang putih untuk ditanam di tahun berikutnya,” katanya.

Namun, katanya karena tahun ini program APBN bawang putih volumenya menurun akibat pandemi COVID-19 maka pembelian pada petani juga turun, hal ini yang mengakibatkan harga bawang putih di Kabupaten Temanggung anjlok.(mht)