GROBOGAN – Kelulusan SLTA di Kota Purwodadi masih ditemukan para pelajar yang merayakan kelulusan dengan cara corat coret ditengah Pandemi Covid 19 ini.
Sebanyak 11 pelajar dari berbagai sekolah diamankan Sat Sabhara Polres Grobogan. Ke-11 pelajar diamankan di tanggul sungai perumahan sambak.
Kabag Ops Polres Grobogan Kompol Sutomo menjelaskan sebelum diamankan oleh anggota Sat Sabhara Polres Grobogan, sekelompok pemuda-pemudi yang mengaku menerima kelulusan setingkat SMA sederajat.
“Kemudian diberikan pemahaman mengenai situasi seperti ini. Di antaranya penjelasan mengapa kita tidak boleh berkumpul-kumpul sehingga membuat kerumunan,” katanya, Senin (4/5).
Tindakan tersebut bisa membahayakan diri mereka. Apalagi ketika berkerumun wabah Corona itu mudah menular orang yang ada di sekitar situ. Jika salah satu di antara mereka ada yang dinyatakan positif terinfeksi virus, maka hal itu sangat berbahaya.
“Setelah diberikan peringatan, mereka langsung disuruh pulang ke rumah masing-masing. Hal ini dilakukan agar memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Grobogan,” kata Kompol Sutomo.
Dia menegaskan, kepolisian setempat terus akan membubarkan apabila ada warga yang berkerumun dan tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah.
Hal ini dilakukan semata-mata mata agar persoalan wabah yang dapat membahayakan nyawa manusia ini segera berakhir, dan situasi di daerah ini bisa kembali normal.
“Ya, ini kami lakukan dengan tujuan agar wabah ini segera selesai dan masyarakat tidak terkena virus yang bisa membahayakan kesehatan tubuh kita selama ini,” kata Kabag Ops.(mht)
















