SEMARANG – Hari Buruh jatuh pada 1 Mei. Sejumlah pekerja biasanya mewarnai peringatan dengan aksi damai hingga unjuk rasa.
Namun tahun ini agenda itu tak ada. Apalagi kasus virus corona masih belum selesai.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Rycko Amelza Dahniel menyebut tidak ada aksi unjuk rasa saat peringatan Hari Buruh di provinsi ini pada 1 Mei 2020.
“Tidak ada yang mengajukan izin. Tidak ada aksi turun ke jalan,” ujarnya, Rabu (29/4).
Menurut dia, kegiatan Hari Buruh akan akan diisi dengan bakti sosial bersama antara para pimpinan serikat buruh dengan TNI-Polri.
Jenderal bintang dua ini menyebut sejumlah pihak, seperti perwakilan pengusaha dari Kamar Dagang Indonesia (Kadin) juga akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
“Semoga kegiatan pada 1 Mei nanti bisa berjalan lancar,” jelasnya.
Pada peringatan Hari Buruh nanti, ia mengharapkan ikatan kekeluargaan para buruh dengan petugas, dengan masyarakat, dengan pemerintah bisa semakin erat.
“Saya mengucapkan selamat merayakan Hari Buruh. Semoga ikatan kita bisa semakin dipererat ikatan kekeluargaan antarburuh,” tandasnya. (mht)















