MAGELANG – PSIS Semarang sukses mendulang tiga poin saat menjamu Arema FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, pada laga pekan ketiga Shopee Liga 1 2020, Sabtu (14/3).
Tambahan tiga poin membuat PSIS Semarang melejit ke papan atas yakni di peringkat empat klasemen sementara dengan nilai enam. Sebelumnya, PSIS juga mampu menang 3-2 atas Persela Lamongan.
Dua gol kemenangan Mahesa Jenar atas Singo Edan dicetak Hari Nur Yulianto (45′) dan Bruno Silva (47′).
Pelatih PSIS Dragan Djokanovic mengapresiasi perjuangan anak buahnya yang tampil lugas dalam meladeni permainan Arema yang impresif. Rancangan permainan dan instruksinya juga diakui berjalan baik.
“Laga yang tidak mudah meski kami menang. Sepanjang pertandingan berjalan ketat. Kemenangan yang pantas kami dapat karena perjuangan pemain,” ungkap Dragan.
Menurutnya, skema yang dia terapkan sedikit sulit berjalan di awal laga. “Kemudian baru berkembang pada awal babak kedua, setelah Bruno menciptakan gol kedua,” sebutnya.
Meski menang, pelatih PSIS, Dragan Djukanovic tidak puas dengan kinerja pengadil lapangan.
Dia kecewa dengan kartu merah yang menimpa pemainnya. Ia menganggap wasit tidak jeli melihat penyebab keributan pemainnya dengan Jonathan Bauman.
“Soal kartu merah Finky Pasamba, saya menilai wasit di Indonesia kurang bagus. Justru Oh In-Kyun (pemain Arema) yang terlihat mencekik Finky, tetapi tidak di kartu merah,” tandasnya. (mht)
















