Semarang – INFOPlus. Sebanyak tiga atlet Pelatnas cabang olahraga taekwondo asal Jateng dipastikan mengikuti sejumlah event internasional yang digelar World Taekwondo. Mereka akan berlaga di Turki, Uzbekistan hingga Spanyol.
Ketiga atlet Pelatnas taekwondo asal berbagai daerah di Jateng ini adalah Audrey Davin, Aziz Tumakaka dan Ariqfallah Indrayana. Mereka diproyeksikan bermain di ajang World Taekwondo yang digelar di Mongolia, Uzbekistan, Spanyol hingga Inggris.
“Tentunya ini menjadi kebanggan tersendiri bagi TI (Taekwondo Indonesia) Jawa Tengah, karena tidak semua taekwondoin yang ada di Pelatnas diproyeksikan mewakili Merah Putih di event-event internasional tersebut,” ungkap Ketua Bidang II Pembinaan Prestasi TI Jateng, Derry Darmansyah, Minggu (12/4).
Davin dijadwalkan pertanding di kelas Junior Under 48 Kg di Uzbekistan di ajang World Junior Taekwondo Championship Tashkent 2026, mulai hari ini,12 April hingga 17 April mendatang.
Sedangkan Aziz dan Ariq akan berlaga di kelas Senior Under 54 Kg dan Under 58 Kg di event Spanish Ppen 2026 World taekwondo 2026 – G1 di Spanyol, British Taekwondo Open Manchester 2026 – G1 di Inggris, dan 27th Asian Taekwondo Championship 2026 World Taekwondo – G4 di Mongolia.
“Khusus Aziz dan Ariq, keduanya kami harapkan bisa lolos kualifikasi di Mongolia sehingga bisa mewakili Indonesia di Asian Games 2026 di Jepang,” sambung dia.
Dikatakan Derry, kesempatan meraih prestasi internasional yang didapat tiga taekwondoin Jateng bukan lantaran pertimbangan asal-asalan.
Selain menunjukkan performa yang terus meningkat selama di pemusatan, dukungan penuh dari TI Jateng membuat mereka wajib meng-up grade skill dengan menambah jam terbang melawan atlet dunia.
Dan dengan bakal bertambahnya pengalaman bermain, Davin, Aziz dan Ariqfalah ditargetkan TI Jawa Tengah mampu mendulang emas di PON 2028.
“Mohon doa masyarakat Jawa Tengah untuk atlet-atlet kita. Di bawah komando Letjen TNI Deddy Suryadi, TI Jateng selalu men-suport prestasi dan selalu memantau perkembangan atlet-atlet yang ada di Pelatnas. Ini membuktikan bahwa Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi yang terus memberikan kontribusi positif bagi perkembangan olahraga Indonesia,” imbuhnya.
Sementara itu, Ariqfalah mengakui tantangan yang bakal dihadapi Timnas Indonesia di event-event internasional tersebut bakal cukup berat. Selain atlet-atlet tuan rumah, tantangan lain yang perlu diwaspadai datang dari atlet nasional Italia.
“Atlet nasional dari Spanyol, Uzbekistan hingga Italia merupakan lawan-lawan cukup berat bagi kami. Tapi ini tentu bukan menjadi alasan kami untuk menyerah, kami akan berusaha maksimal membawa Merah Putih ke podium juara,” tegas taekwondoin asal Semarang ini. []
















