Pilkades Jadi Ajang Judi Para Botoh

oleh
oleh

PATI – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di kabupaten Pati, dimanfaatkan para botoh untuk bermain judi.

Sebanyak 23 orang yang diduga turut bermain judi dengan momentum Pilkades teesebut, kini diamankan polisi. Barang bukti yang disita senilai Rp151 juta.

Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun menjelaskan, puluhan pelaku judi Pilkades atau yang disebut botoh ini tersebar di hampir merata seluruh Kecamatan Pati.

“Kami berhasil mengamankan total 23 orang dengan sembilan kasus. Dengan jumlah uang senilai Rp151 juta,” ujarnya, Senin (23/12).

INFO lain :  Puting Beliung Sapu Kandang Ayam dan Rumah Warga di Sragen

Para tersangka, jelas Kapolres, memiliki peran masing-masing. Mulai dari yang berperan sebagai pemasang sampai pemegang uang atau banyon.

“Jadi dalam sembian perkara ini, semua lengkap. Alat bukti bisa kita katakan cukup untuk proses penyidikan,” bebernya.

Kapolres melanjutkan, rata-rata para botoh ini memasang taruhan perjudian senilai Rp10 juta bahkan hingga Rp30 juta. Taruhan paling besar terjadi di salah satu Desa di Kecamatan Wedarijaksa.

INFO lain :  Edan..Dua Anak Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandung Sendiri

“Rata-rata orang dari dalam Kabupaten sendiri. Ada juga satu orang perempuan yang terlibat dalam perjudian ini,” katanya.

Para tersangka dikenai Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal selama 10 tahun penjara.

Di sisi lain, Bambang juga mengungkap adanya tindakan money politics sebanyak 1 kasus dan masih dalam proses penyelidikan Polres Pati.

“Money politics yang masih berproses di Kecamatan Winong untuk yang dilaporkan masyarakat tentang kegiatan money politics ini. Lima yang dilaporkan, tapi kemudian empat dicabut, dan satu kasus saat ini masih proses penyelidikan,” terangnya.

INFO lain :  Pembobolan Mesin ATM di Kudus, Pelaku Gunakan Mobil

Pengamanan tersangsa maupun proses hukum pada tindakan money politics, jelas Kapolres, untuk menciptakan pesta demokrasi di tingkat desa yang sesuai dengan azas luber jurdil yang berlaku.

“Yang jelas perjudian Pilkades atau botoh ini mempunyai dampak untuk mempengaruhi suara,” tandasnya. (mht)