
BATANG – Kepala Desa Kalangsono, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang Riyanti menolak menggarap lahan bengkok yang menjadi haknya.
Tanah bengkok desa Kalangsono, seluas 5,85 hektar terletak di beberapa titik lahan pertanian desa yang berupa area persawahan
“Sesuai janji saya saat akan mencalonkan kepala desa bila terpilih periode 2019-2025 semua bengkok pengelolaan dan hasil akan diserahkan kepada masyarakat,” ujar Riyanti, Selasa (3/12).
Ucapan Riyanti disaksikan oleh seluruh perangkat dan lembaga desa antara lain tokoh masyarakat, LPMD, dan BPD.
“Nantinya akan dibentuk panitia tersendiri untuk menanganinya. Dalam waktu dekat akan rapat bersama membahas hal itu. Hasilnya untuk kegiatan kepemudaan, duafa, fakir miskin, yatim piatu, dan sarana ibadah,” jelas Riyanti.
Dia menegaskan, langkah ini sebagai bukti kecintaan dirinya kepada masyarakat hingga terpilih sebagai Kepala Desa, sekaligus sebagai bentuk berbagi kepada sesama, serta ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT.
“Bekerja dengan baik dan ihklas serta untuk memajukan desa selalu menjadi acuan dalam kinerja. Komunikasi dan koordinasi akan selalu saya lakukan dengan semua pihak,” tambahnya.
Untuk menata dan mengelola pemerintah, lembaga desa dan masyarakat akan membentuk tim indipenden bersama agar dapat maksimal dan tepat sasaran.(mht)
















