77.036 Warga Jepara Peroleh Bansos Rastra

oleh

Jepara (Infoplus) – Sebanyak 77.036 warga Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mendapatkan program bantuan sosial beras sejahtera secara gratis tanpa harus menebus seperti sebelumn

“Program subsidi rastra tahun 2018 telah bertransformasi menjadi bantuan sosial rastra dan bantuan pangan nontunai,” kata Seksi Penanganan Fakir Miskin Perdesaan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Suryani Dwi Lestari saat sosialisasi bansos pangan dan BNPT di Pendapa Kabupaten Jepara, Senin (22/1/2018).

Ia mengatakan, program tersebut tertuang dalam surat Mendagri RI nomor 511.1/9086/SJ, kepada Gubernur se-Indonesia tentang pelaksanaan program Rastra dan BPNT tahun 2018.

INFO lain :  Tebing Longsor Timpa Rumah di Banyumas

Mulai Januari 2018, kata dia, subsidi Rastra diubah menjadi Bansos pangan Rastra yang disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dengan alokasi beras sebanyak 10 kilogram per bulan dengan kualitas medium tanpa biaya tebus.

Sementara jumlah beras yang diterima sebelumnya sebanyak 15 kg, namun dengan mekanisme tebus.

Untuk program BPNT, kata dia, akan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada KPM sebesar Rp110 ribu per bulan.

INFO lain :  Antisipasi Pungli Kesehatan, Tim Saber Sosialisasi ke RSUD Brebes

Dana sebesar itu, kata dia, digunakan untuk membeli beras dan atau telur di agen penjual bahan pangan yang sudah bekerja sama dengan bank penyalur.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara Sholih saat membacakan sambutan Bupati Ahmad Marzuqi mengatakan, manfaat Bansos Rastra dan BPNT yang diperoleh oleh KPM tentunya akan mendorong perilaku produktif penerima bantuan dan mewujudkan akumulasi aset masyarakat melalui fleksibilitas waktu penarikan bantuan dan kesempatan menabung.

INFO lain :  Arus Lalu Lintas Meningkat 20 %

Keuntungan lainnya, yakni dengan adanya penyaluran bantuan sosial non tunai menggunakan sistem perbankan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas program.

“Artinya, ada kemudahan mengontrol, memantau, dan mengurangi penyimpangan,” ujarnya.

Ia berharap, agar seluruh pemangku kepentingan yang terkait dengan Bansos Rastra dan BPNT terus melakukan koordinasi agar penyaluran bantuan tersebut bisa berjalan dengan baik, benar dan tepat sasaran.edi

Sumber : antarajateng