Ambarawa – Akibat tak mampu menahan beban batu lempengan batu granit, Yoni (40) warga Panjang Kidul, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang tewas terjepit.
Korban ketika itu tengah memindahkan lempengan batu granit dari bak truk ke truk lain. Peristiwa terjadi di Jalan Rengas, Tambakboyo, Ambarawa sekitar pukul 18.15, Rabu (6/11/2019) malam.
Korban tewas mengenaskan dengan luka parah di bagian leher dan kepala.
Informasi yang dihimpun, truk muatan lempengan granit seberat sekitar 200 kg per lempeng itu melaju dari Jakarta menuju ke Bali. Tiba di Ambarawa, sebagian muatan akan dipindah ke truk lain.
Saat pemindahan itu, sejumlah pekerja angkut diantaranya Yoni, Sarianto (35), Zaenal (35) warga Berokan, Kecamatan Bawen bersama-sama memindahkan ke truk bernopol H 1766 BL milik warga Ambarawa.
Ketika itu, diduga tak mampu menahan beban, lempeng granit menimpa dua orang pekerja.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang Heru Subroto menyebutkan, lempengan granit yang menimpa korban berjumlah 10 lembar.
Upaya evakuasi korban melibatkan tim gabungan dari BPBD Kabupaten Semarang, Damkar Pos Ambarawa, Sar Buser, Sarda Polda, Baguna dan para relawan.
“Petugas berhasil mengevakuasi korban atas nama Zaenal sekitar pukul 19.00. Korban mengalami luka-luka akibat tangannya terhimpit lempengan granit sebanyak 7 lembar. Korban langsung dilarikan ke RS Ken Saras,” jelasnya, Kamis (7/11/2019) pagi.
Satu korban lagi, Yoni meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban tertimpa sebanyak 10 lembar batu granit. Proses evakuasi korban berlangsung cukup lama. Korban baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 22.50.
“Korban atas nama Yoni warga Ambarawa meninggal di lokasi kejadian,” ujarnya.
(bud)















