Semarang – Pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Babankerep, Mijen, Kota Semarang tanpa sengaja menenemukan sesosok bayi mungil. Bayi perempuan yang diperkirakan berumur kurang lebih tiga bulan itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Informasi yang dihimpun di kepolisian, kasus penemuan mayat bayi terjadi di TPA Semarang itu, Jumat (1/2/2019) sore.
Polisi yang menerima laporan penemuan bayi, langsung ke TKP dan melakukan penyelidikan. Dugaan sementara, bayi tak berdosa itu dibunuh dan dibuang. Dari pemeriksaan jasad korban, ditemukan adanya bekas tanda penganiayaan.
Kapolsek Mijen Semarang Kompol Warijan mengagakan, bayi kali pertama ditemukan pemulung bernama Siti Solekhah (35). Warga Dusun Srunggo RT02 RW 05 Kelurahan Klambu Kabupaten Grobogan itu menemukan saat mengais sampah.
“Awalnya dikira boneka. Setelah diteliti ternyata mayat bayi perempuan,” kata Kompol Warijan.
Kepolisian belum mengetahui pasti, TKP pembuangan bayi malang itu. Polisi menduga bayi nahas itu tidak dibuang langsung di TPA Jatibarang melainkan di tempat pembuangan sampah.
Polisi terus menyelidiki dengan mengumpulkan keterangam sejumlah saksi dan barang bukti. Mayat bayi sendiri langsung dibawa polisi ke rumah sakit untuk pemeriksaan.
Dari pemeriksaan awal oleh Dokter, diduga luka di leher akibat benturan benda tumpul. Diperkitakam umur kematian bayi antara tiga hingga empat hari.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi sudah kami mintai keterangan,” kata dia.
(dit)















