Wonosobo – Polres Wonosobo dan Kodim 0707 Wonosobo memberikan pembinaan terhadap sejumlah ojek online (Ojol) di Kabupaten Wonosobo. Pembinaan digelar di ruang rapat Polres Wonosobo, Kamis (20/12/2018).
Kegiatan tersebut berkaitan dengan kejadian beberapa hari yang lalu antara Ojol dengan ojek panggilan (Opang) yang membuat perselisihan dan percekcokan di Kabupaten Wonosobo.
Dengan menghadirkan managemen dan beberapa pengurus Ojol dari berbagai wilayah di Kabupaten Wwonosobo mereka diminta hadir untuk diberikan pembinaan. Pembinaan dipimpin Kabagops Polres Wonosobo, Kompol Sutomo dan perwira Kodim 0707 Wonosobo.
Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras melalui Kabagops Kompol Sutomo menyampaikan perkembangan jaman Ojol sebagai moda transportasi modern oleh kalangan menengah atas diminta dipertahankan dan tidak dirusak.
“Dengan situasi yang kondusif maka semuanya akan menikimati hasilnya. Saya sampaikan bahwa memasuki tahun politik, jangan membuat gaduh dan mau diadu domba oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, karena nantinya kita semua yang rugi,” tegas dia.
Setelah pembinaan terhadap pihak Ojol, Polres dan Kodim mengandakan pemanggilan terhadap Opang.
“Mereka akan kami panggil untuk mendengarkan keluhan dan penampung permasalahan yang dihadapi,” ujarnya.
Pihaknya berharap mulai dari sekarang sampai seterusnya, kedua belah pihak menurunkan emosi dan ego untuk menciptakan situasi dan kondisi Kamtibmas di Wonosobo yang aman, nyaman dan sejuk menjelang Pemilu 2019.
Lettu Salman perwakilan dari Kodim 0707 menyampaikan, tahun politik adalah tahun rawan ketengangan.
“Saya meminta kepada rekan – rekan Ojol menyampaikan ke rekan-rekan lain agar tidak membuat suasanan kota Wonosobo yang dingin tetapi berhawa panas dengan kejadian kemarin saya minta untuk tidak diulangi lagi,” kata dia.
(obo/dit)
















