Cabuli Remaja dengan Janji Hp Baru, Pria 2 Isteri di Pekalongan Ditahan

oleh

PekalonganPolisi mengamankan seorang pria karena diduga menjadi pelaku pencabulan. Meski sudah beristri dua, pelaku diketahui masih haus seks dan mencabuli seorang remaja.

Kasus terjadi di Kabupaten Pekalongan. Pelaku diciduk polisi karena mencabuli seorang remaja.

IS alias Tengkleng (40), pelaku dugaan pencabulan yang diamankan. Aksinya terungkap saat kakak korban melihat pesan pelaku kepada adiknya, korban pencabulan.

Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan, saat menggelar jumpa pers di Mapolres Pekalongan mengatakan, kakak korban menemukan pesan singkat yang tidak sopan beberapa kali di HP korban.

“Setelah ditanya korban mengaku (dicabuli),” kata Kapolres, Rabu (28/11/2018).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, atas pengakuan korban keluarganya lalu mendatangi rumah pelaku Tengkleng yang tak jauh dari rumahnya.

Kepada mereka, pelaku Tengkleng mengakui perbuatannya telah mencabuli korban. Korban diakuinya telah dicabuli sebanyak empat kali.

Atas kasus itu, pihak keluarga korban lalu melaporkan ke kantor polisi.

“Tuduhannya dugaan pencabulan,” tegas Wawan.

Dikatakannya, aksi Tengkleng dilakukan selama sebulan terakhir.

Bermula, sejak perkenalan pria beristri dua dengan korbannya dari pesan singkat nyasar dari pelaku ke korban.

“Terus kenalan. Dua minggu kemudian saya ngajak pertemuan dan seperti itulah,” kata Tengkleng.

Dua minggu pertama korban dicabuli di area persawahan. Pencabulan berlanjut di samping rumah pelaku.

Keada korban, pelaku menjanjikan akan dinikahi dan dibelikan ponsel. Akibat perbuatanya tersebut pelaku yang bekerja sebagai buruh potong kain batik ini dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Pelaku sendiri terancam dipidana lima sampai lima belas tahun.edit