Penderita HIV AIDS di Indonesia Terus Meningkat, Pelajar Semarang Diminta Jauhi Seks Bebas

oleh

Semarang – Kampanye bahaya HIV AIDS digelar dibhadapan ratusan pelajar di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Kamis (22/11/2018) lalu.

Asisten Deputi Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat, Dermawan yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan, masalah HIV AIDS menjadi masalah nasional bahkan internasional.

Dikatakannya angka penderitanya sudah sangat tinggi dan terus meningkat hingga berjumlah 34.7 juta jiwa.

INFO lain :  Vonis Banding, Hukuman Advokat R Winidya Satriya Diperingan jadi Pidana Percobaan

Diperincinya, pada tahun 2017, jumlah penderita HIV AIDS di Indonesia mencapai 280.623 jiwa dengan penderita terbanyak pada usia produktif 25-49 tahun yakni 69,3 %.

Menurutnya, HIV AIDS merupakan penyakit yang membahayakan dan menjadi momok. Namun, kesalahkaprahan metode penularan penyakit ini juga menjadi masalah tersendiri.

“Khususnya terkait diskriminasi sosial terhadap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) dan Anak dengan HIV AIDS,” jelas dia.

Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mengingatkan bahaya HIV AIDS agar menjadi perhatian para pelajar. Hendi sapaan akrabnya menceritakan nasib tragis sang vokalis band Queen, Freddy Mercury yang meninggal akibat HIV-AIDS di usia 40 tahun.

INFO lain :  Tawon Gung Raksasa Serang Warga di Gunung Api Purba Nglanggeran
INFO lain :  Sidang Korupsi Bank Jateng Ambarawa Digelar Rabu Beracara Dakwaan Jaksa Penuntut Umum

Hendi mengatakan, HIV AIDS merusak sistem kekebalan tubuh hingga berdampak kematian.

“Penyebab penularan HIV AIDS tersebut wajib dihindari oleh adik-adik semua,” ajak Hendi.edit