Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menganggarkan Rp 1,2 miliar untuk membangun pasar darurat bagi pedagang Pasar Legi yang terdampak kebakaran. Dana Rp 1,2 miliar itu disiapkan dan akan diambil dari anggaran tak terduga.
“Disiapkan Rp 1,2 miliar untuk pasar darurat. Kita ambilkan dari dana tak terduga,” kata Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, Rabu (31/10).
Diketahui, kebakaran melanda Pasar Legi, Senin (29/10) kemarin. Atas peristiw itu, Pemkot menetapkan status tanggap darurat.
Rudy mengungkapkan, pasar darurat akan dibangun di beberapa ruas jalan di sekitar Pasar Legi. Di antaranya di Jalan Sabang, Jalan Lumban Tobing dan Jalan Halmahera. Saat ini, sedang proses pengukuran lokasi.
Walikota menegaskan, Senin (5/11) mendatang, pembangunan pasar darurat dimulai.
“Selama proses pembangunan kita carikan tempat sementara untuk pedagang jualan. Pedagang tidak boleh berjualan di sembarang tempat, nanti kita atur,” kata dia.
Selain pasar darurat, pemkot juga mengupayakan segera membangun kembali Pasar Legi. Mengenai sumber dana, pemkot masih akan menghitung kebutuhan dananya terlebih dahulu.edit
















