Simulasi Unjuk Rasa di Bandara Adi Soemarmo

oleh

Boyolali – Simulasi unjuk rasa digelar petugas gabungan di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali. Dalam simulasinya, puluhan pendemo berusaha merangsek masuk ke bandara.

Kericuhan terjadi saat petugas keamanan bandara dan TNI Au berusaha menghadangnya di pintu masuk.
Aksi saling dorong antara pendemo dan petugas terjadi.

Para pendemo sempat berhasil masuk area bandara. Petugas bersenjata tameng dan pentungan dari TNI AU menghadang dan membuat massa semakin beringas.

INFO lain :  UIN Walisongo Terjunkan Tim Pantau Hilal Ramadhan di Empat Lokasi

Puluhan massa akhirnya berhasil dipukul mundur, setelah watercanon dari mobil pemadam kebakaran disemprotkan ke pendemo. Massa terus didesak mundur hingga keluar dari area bandara dan dipastikan mereka bubar.

“Simulasi ada tiga latihan. Pertama yaitu latihan terkait penanganan demonstrasi massa, ancaman bom dan keselamatan penerbangan,” kata Direktur Operasi Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose.

INFO lain :  Taman Balekambang Solo Kembali Buka Usai Direnovasi

Ditambahkannya, security exercise dengan skenario, dilakukan saat bandara menghadapi situasi demonstrasi. Simulasi kedua, imbuhnya, latihan penanggulangan bencana gempa bumi dan kebakaran gedung terminal bandara. Ketiga yaitu simulasi kecelakaan pesawat terbang.

General Manager Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman, menambahkan latihan dilakukan setiap dua tahun sekali. Simulasi di Bandara Adi Soemarmo kali ini merupakan yang kelima yang diadakan oleh Angkasa Pura I di tahun 2018.

INFO lain :  Pilkada 2020, Kejati Jateng Dilarang Periksa Calon

Latihan ini, lanjutnya, merupakan upaya menguji dokumen Airport Emergency Plan (AEP) dan Airport Security Program (ASP) serta fungsi komando, komunikasi, dan koordinasi.

“Diharapkan masing-masing personel di Bandara Adi Soemarmo dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk menguji, melatih, sekaligus memantapkan kemampuannya sesuai bidang tugas masing-masing dalam menanggulangi keadaan darurat,” ujar dia.edit