Banyumas – Penculikan terjadi di Banyumas. Seorang pria menjadi korban penculikan oleh gerombolan penculik.
Pelaku berjumlah enam orang menculiknya, memasukkannya ke mobil dan melakbannya. Dari enam, pelakunya, seorang diantaranya ternyata wanita.
Penculikan terjadi karena dipicu masalah hutang. Gara-gara tidak kunjung membayar utang sebesar Rp7 juta, Arif (23), warga Purwokerto, Kabupaten Banyumas menjadi korban penculikan.
Dalam waktu dua jam, keenam penculik berhasil ditangkap polisi.
Sementara keeenam pelaku yang ditangkap di Jalan Ahmad Yani Purwokerto, yakni Riski asal Sampang, Cilacap; Hendra, Nur dan Dete asal Purwokerto Timur, serta Iyan dan Bees asal Kranji, Purwokerto Timur. Saat ini, para tersangka ditahan di Polres Banyumas untuk diperiksa.
Informasi yang dihimpun di kepolisian menyebutkan, seorang pelaku penculikan yang memiliki piutang pada korban, mengaku meminta tolong lima temannya untuk menagih ke korban. Pada Jumat (28/9) malam hal itu dilakukan.
Menurutnya, sudah dua tahun ini, korban berutang padanya.
Selama ini, Arif dianggap tidak punya iktikad baik untuk melunasinya. Atas hal itu, mereka berinisiatif memaksa korban membayar.
“Bermula saat korban di depan tokonya, Jalan Raya Pancasan, Ajibarang Wetan, tiba-tiba didatangi Hendra, Nur dan Dete. Ketiga pria yang merupakan suruhan ini kemudian memasukkan korban ke mobil bernopol B-1103-TFI. Di dalam mobil itu, kedua tangan korban diikat dengan lakban. Dia juga dipaksa untuk membayar utang,” kata Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Banyumas Kompol Heru Budiharto menjelaskan kronologi penculikan, Selasa (2/10).
Ternyata saat korban dimasukkan ke mobil, ada warga yang melihat. Dia langsung melapor ke Polsek Ajibarang diteruskan ke Polres Banyumas untuk mencari korban.
Tak lama setelah korban dibawa paksa dengan mobil, salah seorang teman korban menerima telepon dari korban. Dia meminta dihubungkan kepada keluarganya untuk meminta uang tebusan Rp10 juta, untuk membayar utang pada pelaku.
Atas permintaan itu, polisi lalu menyelidiki dan menemukan lokasi mobil pelaku. Petugas menggerebek mobil mendapati korban dengan kondisi tangan terikat. Polisi langsung menyelamatkan korban dan mengamankan keenam tersangka.
Sementara Nur mengatakan, dia meminta bantuan kepada lima temannya karena kesal pada korban yang tidak juga melunasi utangnya. Namun, mereka tidak pernah berencana untuk menculik korban.
“Utangnya Rp7 juta. Saya minta bantuan saudara untuk membantu menagih utang itu. Kalau soal penculikan itu, kami enggak ada rencana atau niatan. Kami spontan, soalnya si korban itu mau lari,” kata Nur.edit
















