Tegal – SPBU 4452114 milik Hajah Rohimah warga Pekalongan yang berada di jalur Pantura, Kelurahan Cabawan, kecamatan Margadana, Kota Tegal dirampok, Senin (17/9/2018).
Dalam persitiwa itu, seorang petugas SPBU luka parah akibat disabet sajam pelaku. Uang tunai sebesar Rp 180 juta juga melayang dirampas perampok.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sekira pukul 09.45 WIB karyawan SPBU, Navy Tifatul Amin (34) warga Jalan Ambarawa RT 01 RW 08 Kelurahan Cabawan, kexamatan Margadana, Kota Tegal bermaksud menyetor uang ke Bank BNI. Namun saat keluar dari pintu SPBU tiba-tiba disergap empat orang lelaki dengan menggunakan parang.
Saksi yang juga karyawan SPBU, Saato (28) menyampaikan, sebelumnya ada dua orang memakai masker duduk di depan pintu kantor. Saksi Saato mengira dua orang tersebut sedang menunggu temannya yang sedang mengisi bensin.
“Saya kira dua orang yang duduk di teras kantor sedang menunggu temannya yang sedang ngisi bensin,” kata Saato.
Sempat terjadi saling tarik menarik tas namun, kawanan perampok menebaskan parang ke tangan korban. Akibatnya korban melepaskan tas berisi uang tunai Rp 180 juta hingga akhirnya dibawa kabur pelaku.
Kawanan perampok kabur dengan menggunakan dua sepeda motor yang salah satunya Yamaha jenis vixion warna gelap. Mereka menuju arah barat Kabupaten Brebes.
Sementara empat kawanan perampok menggunakan masker dan helm tertutup sulit dikenali.
Korban Navy Tifatul Amin sendiri oleh beberapa rekan sekerja langsung dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Harapan Anda Kota Tegal, untuk pertolongan medis.
Kapolres Tegal Kota, AKBP Jon Wesly melalui Kapolsek Sumurpanggang, Kompol Kompol Agus Endro Wibowo, SH MH saat dikonfirmasi membenarkan atas kejadian tersebut.
“Iya betul, kasus itu sedang kita dalami,” tutur Kapolsek singkat.nin/edi
















