Kusworo mengatakan selain bangku penonton, fasilitas utama stadion yang bakal dirombak adalah pemasangan atap di seluruh tribun stadion. Saat ini hanya tribun di sisi barat yang terlindungi dengan atap. “Nantinya tidak hanya penonton VIP saja yang dipayungi atap, penonton di tribun selatan, timur dan utara pun akan merasakan fasilitas yang sama,” ujarnya.
Selain itu, penerangan stadion juga bakal diganti menyesuaikan standar FIFA. Menurut Kusworo, FIFA mensyaratkan penerangan stadion minimal 1.500 lux, atau 2000 lux dan 3500 lux.
“Kalau yang ada di GBK itu 3.500 lux. Tapi untuk Manahan 1500 lux dan itu sudah memenuhi standar,” terang Kusworo.
Rumput (field of play) yang digunakan untuk pertandingan juga akan dilakukan penggantian. Rumput lapangan Stadion Manahan sebenarnya pernah diganti. Namun jenisnya masih Dactylon Cynodon yang nantinya menurut Kusworo akan menggunakan rumput Zoysia Matrella (Linn) Merr atau yang biasa dikenal dengan istilah Rumput Manila.
“Jenis rumputnya sama dengan GBK. Tentu saja selain mengganti rumput, juga dilakukan perbaikan drainase lapangan,” tambah dia.
Sementara renovasi penunjang Kusworo menyebut perbaikan meliputi ruang ganti pemain, ruang media, ruang untuk konfrensi pers hingga MCK. Dia memastikan semuanya bakal dibangun sesuai standar internasional.
“Tentu saja dengan menyediakan akses bagi penyandang disabilitas,” tuturnya.
Sumber Humas Pemprov Jateng
















