Sragen – Sugiman, seorang kakek tua berusia sekitar 80 tahun, ditemukan tewas terbakar di tengah kebun jati Dukuh Pringapus Desa Gilirejo Kecamatan Miri Sragen.
“Korban diketahui tewas saat kebakaran di lahan Kebun Jati, Jumat (17/8/2018) lalu,” ungkap Kapolsek Miri, Minggu (18/8/2018).
Menurut informasi yang dihimpun, korban terbakar saat kebakaran lahan karena dia tak dapat menyelematkan diri. Korban selama ini disebut menderita epilepsi.
Pertama kali kejadian itu diketahui oleh Yanto. Saat itu, Yanto melihat kebakaran di ladang Jati milik mbah Kliwon kepada Sugiyem. Sugiyem yang kemudian teringat, bila ia telah melihat Sugiman, tengah bersih bersih di kebun Jati milik mbah Kliwon tersebut. Sugiyem pun kemudian bergegas, mencari Sugiman.
“Sesampai di lokasi ladang jati, keduanya melihat kondisi korban Sugiman tewas terbakar. Kondisinya mengenaskan, nyaris Sugiman tak bisa dikenali lagi. Sekujur tubuhnya sudah melepuh, dan terkelupas. Saat itu, tubuh Sugiman dalam keadaan terlentang, dengan luka bakar di sekujur tubuhnya,“ kata Kapolsek menambahkan.
Tak jauh dari lokasi kebakaran, polisi juga menemukan peralatan yang diduga untuk melakukan bersih bersih ladang milik korban Sugiman. Diantaranya sebuah cangkul, sabit dan sandal jepit warna putih serta kaos warna merah.
Sementara saat dilakukan pengecekan tim Inafis Polres Sragen, pada tubuh Sugiman tidak terdapat luka akibat penganiayaan ataupun kekerasan. Diduga saat bersih bersih dan membakar daun jati kering, Sugiman kemudian terjebak kobaran api, dan tak dapat menyelamatkan diri, hingga ia pun kemudian tewas terpanggang.edit
















