Pemalang – Seorang warga yang diketahui tak waras dan terpasung dtemukan tewas saat kebakaran melanda rumahnya. Korban yang tak bisa menyelamatkan diri itu akhirnya menghembuskan nyawanya secara tragis. Isak pilu mewarnai keluarga dan tetangga korban karena api meludeskan rumah dan korban.
“Korban meninggal akibat luka bakar di sekujur tubuhnya,” ungkap Iptu Rusmanto, anggota Polres Pemalang mengungkapkan, Selasa (31/7/2018).
Kebakaran terjadi dan menimpa rumah di Dusun Tambakyuda RT 02 RW 04 Desa Bojongnangka Kecamatan/ Kabupaten Pemalang, Minggu (29/7/2018) sekitar pukul 23.30 WIB lalu. Korban tewas diketahui bernama Tasrono, 40 tahun.
Korban selama ini diketahui mengalami gangguan jiwa. Hingga terakhir ditemukan tewas terbakar, ia dalam posisi terpasung kakinya. Korban yang berada di dalam rumah yang terbakar, sempat berteriak minta tolong, namun tak tertolong.
Saksi bernama Rusdi yang rumahnya berdekatan degan rumah yang terbakar mengaku, mendengar teriakan minta tolong korban. Dia yang keluar, melihat api sudah membakar bagian belakang rumah Korban.
Rusdipun langsung berteriak minta tolong, hingga akhirnya Kasnadi dan Taryono, warga lain datang ke lokasi. Sayang, kobaran api begitu besar dan cepat dan sudah membakar sebagian rumah.
Petugas Polsek Pemalang dan Dinas Pemadam Kebakaran bersama warga di lokasi berusaha memadamkan api. Akhirnya kurang lebih sekitar satu jam, atau memasuki hari Senin (30/7) pukul 00.30 WIB berhasil dipadamkan.
“Korban yang dalam keadaan terpasung kakinya tidak bisa diselamatkan dan meninggal dunia dalam kebakaran tersebut,” kata petugas.
USai dievakui, korban dilakukan pemeriksaan oleh petugas Puskesmas Kelurahan Kebondalem, Bidan Nunuk serta tim inafis Polres Pemalang Brigadir Iwan beserta piket Reskrim Polres Pemalang dipimpin Iptu Rusmanto. Korban dinyatakan meninggal akibat luka bakar di sekujur tubuh serta tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan.
Jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga, Casriyati selaku kakak kandung untuk dimakamkan. Pihak keluarga menyatakan menerima dan tidak menuntut kepada pihak manapun dengan disaksikan Kepala Desa Bojongnangka, Wahmu dan Muspika Kecamatan Pemalang.
Dugaan sementara, kebakaran diperkirakan terjadi karena konsleting arus listrik. Kerugian materiil rumah berukuran 8 x 11 meter dengan tembok bambu dan atap genting ludes terbakar dan diperkirakan senilai Rp 35 juta.edit
















