Tegal – Kecelakaan terjadi di ruas jalur pantura tepatnya di Desa Munjungagung Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Rabu (18/7/2018) dinihari. Sebuah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) bernomor polisi AD 1510 BU menyeruduk truk diesel bermuatan besi cor.
Bus menghantam truk, karena sopir bus tak bisa mengendalikannya. Kerasnya benturan menjadikan bagian depan bus penyok rusak.
Alhamdulilah, meski begitu sejumlah penumpang bus selamat dan hanya luka-luka ringan. Akibat kecelakaan itu sempat menyebabkan arus tersendat hingga akhirnya bus dievakuasi dan lalu lintas kembali lancar. Sementara, penumpang bus diperbolehkan melanjutkan perjalanan dengan bus pengganti.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula saat bus melaju dengan kecepatan sedang dari arah Semarang menuju Jakarta. Beberapa meter sebelum lokasi kejadian tiba-tiba muncul truk yang keluar dari gudang dan menuju jalan raya yang diduga tak melihat adanya bus dari arah timur.
Melihat itu, sopir bus sudah menginjak rem kuat-kuat dan banting stir ke kanan. Namun, akibat jarak yang terlalu dekat tabrakan tak dapat dihindari.
“Bagian depan bus menghantam bak truk,” ungkap sopir bus Ruswanto mengakui.
Kerasnya benturan mengakibatkan truk terpental dan menghantam tembok sebuah bangunan dan mengalami kerusakan parah pada bagian belakang. Sedangkan bus naik ke median jalan.
Akibatnya, bagian depan bus dan roda depan mengalami kerusakan. Sementara truk terpental hingga beberapa meter dari lokasi kejadian.
Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Meski demikian, sejumlah penumpang bus mengalami luka ringan akibat benturan.edit
















