Tes Psikologi, Empat Calon Taruna Akpol Tak Lolos

oleh

Semarang – Empat orang calon taruna Akademi Polisi (Akpol) Semarang gagal dalam uji tes psikologi dalam rangkaian seleksi sekolah calon perwira tahun ajaran 2018. Mereka gagal pada pemulangan tahap 2 seleksi calon Taruna Akpol.

Empat calon taruna tersebut seluruhnya gagal pada tes psikologi, sementara pada seleksi penelusuran mental dan kepribadian lolos seluruhnya.

“Ada dua tes, psikologi serta penelusuran mental dan kepribadian. Mereka gagal,” kata Kepala Biro Pengendali Personel Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri Brigjen Pol Sudarsono, Senin (16/7/2018).

INFO lain :  KA Batara Kresna Tabrak Jazz, Pak Guru Luka

Dijelaskannya, terdapat tujuh aspek yang diuji dalam tes psikologi, di antaranya minat, integritas dan loyalitas. Dengan adanya empat calon taruna yang tereliminasi ini, masih ada 365 pendaftar yang bertahan untuk mengikuti seleksi selanjutnya.

Pada seleksi tahap selanjutnya nanti, akan meliputi uji Kesamaptaan jasmani. Dikatakannnya, tes Kesamaptaan digelar di lapangan Akpol Semarang dan akan digelar secara terbuka.

Sebelumnya, sebanyak 376 calon taruna bersaing memperebutkan 250 kursi di Akpol Semarang, Jawa Tengah, pada tahun ajaran 2018. Sebanyak 376 calon polisi ini merupakan hasil seleksi dari masing-masing Polda di seluruh Indonesia.

INFO lain :  Angka Kecelakaan Tinggi, Millenial Road Safety Festival Akan Digelar di Tegal

Dari 369 calon taruna, sebanyak 11 calon taruna Akpol gugur dalam dua tahap seleksi dan harus pulang ke daerah masing-masing. Sehingga, sebanyak 365 calon taruna yang tersisa akan mengikuti seleksi tahap tiga.

“Pada seleksi tahap kedua yakni pemeriksaan psikologi, dari 369 calon taruna sebanyak empat calon taruna gugur,” imbuh Sudarsono.

Adapun tujuh calon taruna lain, jelas dia, telah gugur pada seleksi tahap pertama. Empat calon taruna yang tidak lulus seleksi tahap dua, lanjut Sudarsono, mendapatkan nilai di bawah 61 berdasarkan tujuh aspek.

INFO lain :  Diserang Hewan Buas, 28 Kambing Mati Penuh Luka

“Seharusnya calon taruna lebih teliti dan objektif, juga ada keterangan dari minat, integritas, loyalitas, dan aspek lainnya,” imbuhnya.

Sedangkan sisa calon taruna yang masih bertahan, ujar Sudarsono, akan mengikuti ujian jasmani yang akan digelar di lapangan Akpol. Pada tahun ini, terdapat 250 jatah kursi Akpol yang terdiri dari 220 taruna dan 30 taruni. (edit)