Konsumsi BBM Naik saat Mudik Lebaran

oleh

Solo — Penjualan bahan bakar minyak (BBM) oleh Pertamina diketahui naik selama arus mudik lebaran ini. Dari seluruh jenis BBM yang dijual, Pertamax series menjadi pilihan utama masyarakat pembeli BBM.

Unit Manager Communication and  CSR Pertamina MOR IV,  Andar Titi Lestari mengatakan, penjualan didukung outlet khusus di jalur tol. Diantaranya sejak 8 Juni 2018, pemudik yang melalui ruas Tol Brebes – Weleri dan Tol Solo -Kertosono yang telah banyak dilintasi pemudik.

“Dalam tiga hari operasional, KiosK Pertamax yang disediakan Pertamina tercatat telah melayani 17.577 kendaraan untuk pengisian BBM di 25 titik di wilayah Jateng dan DIY,” kata dia, Rabu (13/6/2018).

INFO lain :  Jateng Terbaik dalam Penurunan Stunting

Dari seluruh jenis BBM yang ditawarkan,  konsumsi Pertamax series dianggap masih menjadi pilihan utama masyarakat. Pasalnya,  penjualan pertamax di masa satgas Idul Fitri itu sebesar 3.012 kilo liter atau lebih tinggi 17 persen dari penjualan rata-rata normal harian yaitu sebesar 2.579 kilo liter untuk seluruh Jateng dan DIY.

INFO lain :  Banyumas Dimekarkan Jadi 3 Wilayah. Ini Tahapannya

Khusus di jalur tol, penjualan pertamax telah mencapai 97.215 liter, pertamina dex 7.728 liter dan premium sebesar 370 liter.

Tahun ini Pertamina all out melayani ketersediaan pasokan BBM bagi para pemudik. Layanan KiosK Pertamax yang menjual BBM kemasan,  Mobile Dispenser, Portable Tank Operation (PTO), SPBU Kantong,  dan Layanan 200 motorist  yang berjaga di seluruh SPBU, serta kiosk pertamax siap di operasionalkan ketika kondisi macet.

“Layanan motorist  sudah kami lakukan beberapa hari yang lalu, dan saat terjadi kemacetan layanam motorist siap bergerak untuk melayani pengendara” ujarnya.

INFO lain :  Penolakan Nakes Dinilai Tak Manusiawi

Penjualan BBM di KiosK Pertamaxsifatnya sebagai pengisian sementara dan darurat untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya ke SPBU.  Karena itu, pembeliannya diatur antara 10 – 20 liter per kendaraan, tujuannya untuk meminimalisir antrian.

Pertamina juga mengapresiasi masyarakat yang semakin sadar menggunakan BBM sesuai dengan mesin kendaraan. Karena sebagian besar kendaraan keluaran terbaru mensyaratkan minimal menggunakan BBM RON 92 untuk kendaraannya. (edi)