Brebes – Jumlah angka kecelakaan lalu lintas pada arus mudik tahun ini diprediksi turun dobanding sebelumnya. Hingga beberapa hari jelang hari raya lebaran, angka itu mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Demikian pula jumlah korban jiwa dan luka luka.
Hal itu diungkkapkan oleh Kasubdit Laka Korlantas Mabes Pokri Kombes Joko Rudi, saat memantau situasi arus mudik di Pos Pengamanan Dermoleng Ketanggungan, Brebes, Senin (11/6/2018).
“Semua kejadian kecelakaan di Indonesia pasti masuk ke meja saya dan jumlah angka kecelakaan yang kami catat hingga H minus lima tahun lalu lebih banyak dibanding H minus lima tahun ini,” ungkap Joko Rudi.
Dirinci lebih lenjut, pada tahun 2017 lalu pada H minus lima tercatat 296 kali kecelakaan dan sekarang pada momen yang sama H minus lima ada 163 kecelakaan. Dari kejadian ini, jumlah korbab meninggal dunia juga turun. Tahun 2017 ada 90 orang yang meninggal dunia dan tahun ini 40 orang.
Sedangkan luka berat dan ringan, tahun 2017 sebanyak 50 orang dan tahun 2018 tercatat 42 orang. Demikian pula luka ringan pada tahun 2017 sebanyak 368 orang dan pafa tahun ini hanya 213 orang.
“Faktor utama turunnya angka kecelakaan murni karena karena faktor manusia. Biasanya karena mereka sedang lelah dan dipaksakan,” tambah Kombes Joko Rudi.
Lebih lanjut dikatakan, kondisi fisik pengemudi menjadi penentu utama keselamatan berlalu lintas. Dia berpesan, pengemudi untuk selalu menjaga kesehatan selama perjalanan. (nin/edi)
















