Suporter The Jak Perusak Truk Pengangkut Bonek Tersangka

oleh

Klaten – Jajaran Polres Klaten telah menetapkan lima tersangka dalam kasus pengrusakan truk kontainer yang digunakan untuk mengangkut suporter Persebaya Surabaya atau Bonek pada, Senin (04/06/2018) dini hari. Kelima tersangka merupakan suporter dari The Jak asal Kabupaten Klaten.

Kapolres Klaten, AKBP Juli Agung Pramono menjelaskan, pihaknya telah mengamankan sebanyak 205 suporter Persija Jakarta atau The Jak dalam kasus pengrusakan itu. Dari hasil pengembangan dan pengakuan sejumlah suporter, akhirnya polisi mendapati lima orang yang diduga terlibat langsung dalam aksi anarki itu.

“Ratusan anak ini kami giring ke Mapolres, kami introgasi satu per satu dan ternyata tidak ada yang mengaku. Namun dengan kejelian semua penyidik, akhirnya ada sebagian suporter mengaku dan mengerucut pada pelaku pengrusakan truk,” jelasnya.

INFO lain :  Belasan Anak Panti Asuhan Keracunan

Bentrok antar suporter akibat batalnya laga bigmatch Persija Jakarta versus Persebaya Surabaya di area Stadion Sultan Agung, Bantul, DIY, Minggu (3/6) malam meluas ke perbatasan Kabupaten Klaten. Bentrokan kedua suporter merembet ke wilayah Klaten dan memakan korban.

Seorang sopir truk tronton yang memuat sekitar 10 Bonek yang masuk ke Klaten dilempari sejumlah suporter lain saat melintas. Akibatnya truk mengalami kerusakan parah. Beruntung aksi pelemparan itu berhasil dihalau setelah petugas kepolisian setempat datang dan mengamankan.

INFO lain :  Seorang Pengacara Terjaring Razia Narkoba BNNK Banyumas

“Enggak sampai terjadi bentrok yang parah. Namun terjadi aksi pelemparan batu terhadap truk tronton yang mengangkut 10 orang Bonek di sekitar SPBU Taji, Prambanan,” kata Kapolres Klaten AKBP Juli Agung Pramono, Selasa (4/6).

Dikatakannya, sebuah truk tronton berwarna merah itu kini diamankan di lapangan Polres Klaten. Hampir semua kaca bagian depan truk berplat kuning AE 8252 UG tersebut terlihat dalam kondisi pecah akibat hantaman benda keras.

“Hampir seperti kejadian di Bantul, aksi pelemparan kemungkinan dipicu saling menghujat dan membuat panas hati. Tidak ada korban jiwa. Pengemudi truk dan 10 suporter Bonek langsung kita selamatkan. Mereka kita titipkan dan beri sedikit ongkos untuk pulang naik bus malam,” kata Kapolres Klaten.

INFO lain :  ​Kecelakaan Motor Vs Truk di Solo, Dua Orang Tewas

Polres Klaten sendiri berhasil mengantongi identitas 15-20 pelaku aksi pelemparan truk di SPBU Taji tersebut. Sebanyak 5 pelaku berhasil diamankan, sedangkan 15 orang lainnya masih dalam pencarian.

“Lima pelaku kita proses, sedangkan 15 lainnya masih kita buru. Ternyata di tas ransel mereka telah disiapkan batu,” ujar AKBP Juli Agung.edi