Tol Pemalang-Pekalongan Hanya Sejalur saat Lebaran 

oleh

Pekalongan – Pemkot Pekalongan bersama Polres Pelalongan Kota dan Kodim 0710 tinjau kondisi jalan tol Pemalang Batang, Kamis (24/5/2018). Peninjauan dilakukan mulai pintu tol Gadulan Pemalang hingga ke pintu keluar di Duwet perbatasan Kota Pekalongan dan Batang.

Sementara itu, progres pembangunan tol Pemalang Batang dinyatakan sudah 80 persen oleh pihak Pemalang Batang Tol Road (PBTR). Adapun jalan sepanjang sekitar 38 kilometer dari Gandulan Pemalang hingga Duwet perbatasan Pekalongan Kota dan Kabupaten Batang tengah dalam pengerjaan dan pengerasan jalan.

Humas PBTR Sartono mengatakan, tol Pemalang Batang masuk paket dua yaitu terusan dari Jawa Barat dan masuk Gandulan. Menurutnya, arus mudik kali ini nantinya jalan tol Pemalang Batang hanya bisa digunakan satu jalur baik dari arah barat ke timur dan sebaliknya.

INFO lain :  Empat Kecamatan di Pekalongan Rawan Longsor, Warga Was-Was

“Semua jembatan penghubung yang melintasi Pemalang Batang saat arus mudik sudah bisa dilewati. Pembangunan sedang kami kejar, terkait rambu-rambu sedang kami koordinasikan bersama instansi terkait,” katanya.

Sartono menambahkan, penerangan sepanjang jalan tol menjadi permasalahan dan ia berharap para pengguna jalan berhati-hati.

INFO lain :  Bea Cukai Jateng-DIY Ungkap 106 Kasus Penyelundupan Narkoba Selama 2021

“Dari Gandulan sampai Batang nantinya ada dua rest area yang disediakan dengan fasilitas umum untuk para pengguna jalan, lokasinya di Candi Areng dan Kelangdepok,” timpalnya

Sementara, Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz menambahkan, pembangunan jalan tol dikebut agar bisa selesai menjelang Lebaran yang kurang beberapa pekan agar bisa dipakai untuk mudik. Selain itu pihaknya melihat jalur interchange belum bisa sampai ke Pasar Grosir Batik Sentono karena pembangunan masih sampai di Duwet.

INFO lain :  457 Bintara Remaja Lulus Pendidikan Polisi di SPN Jateng

“Pembangunan akan dilanjutkan setelah lebaran,” ujar Saelany.

Sementara itu Kapolres Pekalongan Kota AKBP Fery Sandy Sitepu menambahkan, pihaknya akan menyediakan truk BBM, toilet dan fasilitas umum lainya, sedangkan di Jalur Pantura akan disiagakan personil untuk mengantisipasi kemacetan.

“Kami dibantu oleh Dishub dan TNI untuk mengamankan arus mudik nanti, terkait jalur alternatif kami sedang menyiapkan jalur alternatif tembus ke Batang,” timpalnya didampingi Kabag Ops Kompol Suharsono, Kasat Lantas AKP Rahmawati Wulansari. (edi)