36 Daerah di Brebes Masih Blankspot Sinyal Hp

oleh

Brebes – Kepada Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Kabupaten Brebes Johari menjelaskan, di Kabupaten Brebes terdapat 278 menara BTS. Meski demikian masih ada 36 titik blankspot di 36 desa blankspot komunikasi dari 297 desa dan kelurahan se-Kabupaten Brebes. Pada tahun 2019, ditarget seluruh wilayah Brebes sudah bebas blanskpot.

“Kami targetkan,hingga tahun 2019 seluruh Kabupaten Brebes tidak ada lagi blank spot telekomunikasi,” kata Johari saat Rapat Koordinasi Blank Spot Telekomunikasi, kemarin.

Kepala Subdit Pengembangan Pitalebar Ditjen Penyelenggaraan Pos Dan Informatika Kementerian Kominfo, Dadang Irawanto menambahkan, pihaknya meminta kepada perusahaan provider terus membangun menara BTS. Dikatakannya, 36 area blankspot yang tersebar di beberapa desa se-Kabupaten Brebes, bakal segera teratasi dengan dibangunnya menara BTS.

INFO lain :  Sidang Kasus "Ndangdutan" Wakil Ketua DPRD Jalan Terus

Dari 36 area blank spot sinyal telekomunikasi yang ada di Kabupaten Brebes, tersebar di 6 desa (Kecamatan Paguyangan). 9 desa di Kecamatan Bantarkawung, 3 desa di Kecamatan Sirampog, 5 desa di Kecamatan Banjarharjo dan 12 desa di Kecamatan Salem serta 1 desa di Kecamatan Larangan.

INFO lain :  Pencurian Mobil di Tegal Meresahkan, Polisi Harus Tankap Pelakunya

“Kebutuhan komunikasi menjadi hal yang sangat penting terutama untuk peningkatan perekonomian di daerah wisata dan sentra komunikasi. Kepada para kepala desa di masing masing blank spot, diharapkan untuk mendata jumlah jiwa dan kepemilikan telephone seluler (handphone),” kata Dadang.

Dadang juga mengimbau kepada para kepala desa untuk memetakan daerah wisata dan UKM didaerahnya yang masih blank spot. Karena akan dibantu pendirian menara BTS selama setahun dengan pola kerja sama antara pihak Kementerian Kominfo, pemkab dan provider serta desa yang bersangkutan.

INFO lain :  64 Dokter di Jateng Meninggal Akibat COVID-19

Sementara Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan Dan Pembangunan Diding Setiadi mengajak para provider secepatnya membangun menara BTS.

“Para kepala desa diharapkan untuk secepatnya menyiapkan data penduduk sebagai kelengkapan dan pertimbangan provider yang akan membangun menara. Selain itu, juga supaya dipastikan perusahaan telekomunikasi mana saja yang akan membangun menara di 36 titik blank spot tersebut,” katanya. (edi)