Siswa SMK di Sragen Gantung Diri di Rumah Kakek

oleh

Menurut keterangan kakek korban, Sahid, pada Rabu sore itu, cucunya pulang sekolah dan langsung ke rumahnya sekitar pukul 17.30 WIB. Korban memang sering singgah ke rumah kakeknya untuk sekadar menengok atau mandi.

Saat korban tiba, kakek dan neneknya sedang menonton tivi di ruang tamu.

“Begitu markir motor, korban langsung masuk dan menuju kamar mandi. Biasanya kadang kalau pulang juga mampir ke tempat mbahe dan mandi. Tapi sore tadi sudah hampir setengah jam (pukul 17.30 WIB) korban nggak keluar-keluar. Curigalah kakek dan neneknya, kemudian mengetuk pintu kamar mandi.

INFO lain :  Mal di Soloraya Kembali Gelaran Pameran

Karena nggak ada suara, didobraklah pintu dan saat terbuka, mereka langsung teriak lihat cucunya sudah meninggal gantung diri, ” papar Kapolsek Karangmalang, AKP Mujiono saat memimpin olah TKP di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, Kapolsek menguraikan, tak lama setelah menerima laporan, pihaknya dengan sigap langsung tiba di lokasi kejadian. Tim langsung melakukan melakukan identifikasi dan olah TKP. Pelajar malang itu menggantung dengan tali pramuka yang ditambatkan di usuk kamar mandi.

INFO lain :  Tingkatkan Kemampuan Tangani Terorisme, Polres Banyumas Gelar Pelatihan

“Semula saat diturunkan oleh warga, korban ssmpat direbahkan ke ruang tamu karena badannya masih hangat dan diharapkan bisa tertolong. Namun ternyata sudah meninggal. Dari hasil visum dan olah TKP, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan dan murni gantung diri, ” jelas Kapolsek.

INFO lain :  Dugaan Pelanggaran Prokes Guru di Solo Diselidiki

AKP Mujiono melanjutkan, pihak keluarga sudah menerima sebagai musibah, jasad korban langsung diserahkan ke keluarga untuk disiapkan pemakaman. Mengenai pemicu aksi gantung diri pelajar itu, Kapolsek mengaku masih dalam penyelidikan.

“Nggak ada masalah dengan keluarga. Di HP juga gak ada percakapan yang janggal atau mencurigakan. Makanya keluarga juga amat kaget dan terpukul, ” pungkas Kapolsek. (edi)