Operasi Patuh Terus Digelar, Masyarakat Diminta Tertib Berlalin

oleh

Pekalongan – Operasi Patuh Candi 2018 terus digelar kepolisian. Sebagaimana dilakukan jajaran, Satlantas Polres Pekalongan Kota, operasi dimaksudkan menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Operasi akan terus dilakukan dengan menggelar razia rutin.
Seperti dalam razia operasi patuh yang digelar kemarin, ratusan kendaraan roda dua berhasil terjaring dalam razia tersebut dan ditindak karena dinilai tak patuh. Satu persatu kendaraan yang melintas di Jalan Gajah Mada Barat Kota Pekalongan dihentikan untuk diperiksa kelengkapan berkendara, Kamis (3/5/2018).

Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota AKP Rachmawati mengatakan, razia kendaraan digelar dan merupakan program Satlantas sebagai tindakan preemtif atau mencegah, menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas yang kasat mata.

INFO lain :  Pria Kudus Tewas Mendadak Usai Daftarkan Anaknya Sekolah

“Selain itu, juga untuk meningkatkan kesadaran para pengendara agar tertib berlalu lintas,” kata dia.

INFO lain :  835 Peserta Ikuti Festival Anak Sholeh Indonesia

Razia sebagai pelaksanaan operasi Patuh Candi tahun 2018 digelar sejak tanggal 26 April hingga 9 Mei mendatang.

“Selain untuk menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas. Juga untuk meningkatkan kesadaran hukum bagi masyarakat agar tertib dalam berlalu lintas. Sebab, kecelakaan bermula dari tidak tertibnya dalam berkendara,” lanjutnya.

Dikatakannya, mewujudkan Kamseltibcar dan menertibkan pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna jalan, razia dipandang secara cara efektif memberika efek jera.

INFO lain :  5 Pelajar SMP Diciduk Bhabinkamtibmas saat Kepergok akan Pesta Miras

“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa kecelakaan lalu lintas pasti di awali dengan pelanggaran,” tambahnya.

Disamping itu, kata dia, untuk menjaga kondusifitas kamtibmas dan kamseltibcar lantas di wilayah, razia sebagai sarana melaksanakan pembelajaran masyarakat.

“Saya mengajak kepada masyarakat untuk patuh dan taat terhadap peraturan dan santun beretika di jalan,” ujarnya. (edi)