SEMARANG – Kecelakaan yang kerap terjadi di pertigaan Jalan Hanoman Semarang menjadi perhatian tersendiri dari pemerintah. Sebagaimana diketahui, kecelekaan yang berakibat tewasnya sejumlah orang terjadi di kawasan itu.
Menyikapi persoalan itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang berencana menutup persimpangan jalan di pertigaan depan Kantor Samsat Semarang III itu.
“Karena seringnya terjadi kecelakaan di lokasi itu,” kata Kepala Dishub Kota Semarang, M Khadik, Sabtu (28/4/2018).
Dikatakannya, penutupan dilakukan atas hasil kajian tim keselamatan lalulintas bersama pihak terkait. Dari koordinasi bersama para pihak, diputuskan pertigaan itu akan ditutup.
“Solusinya adalah penutupan,” kata Khadik.
Sementara, mensiasati penutupan simpang ruas jalan tersebut, Dishub bersama Satlantas Polrestabes Semarang akan melakukan rekayasa lalulintas di lokasi itu. Kendaraan dari arah Timur yang hendak masuk ke Jalan Hanoman, maka akan diluruskan dan belok di Jalan Subali.
membuatkan belokan di depan Pengadilan Negeri (PN) Semarang untuk memudahkan kendaraan yang hendak masuk ke Perumahan Graha Padma dan sekitarnya,” terang Khadik.
Selain melakukan rekayasa lalulintas, pihaknya juga telah menyurati Kementerian Perhubungan untuk melakukan perbaikan struktur jalan. Struktur jalan di lokasi itu lanjut Khadik diminta tidak terlalu menanjak karena hal itulah yang menjadi penyebab maraknya kecelakaan.
“Soalnya habis menanjak, langsung menurun tajam dan didepannya ada lampu merah. Saat truk bermuatan berat dan menanjak tiba-tiba berhenti karena lampu merah, kebanyakan tidak siap dan menyebabkan kecelakaan,” terang dia.
Namun lanjut Khadik, proses pelandaian jalan tersebut tentunya membutuhkan waktu cukup lama. Untuk itu, sambil menunggu proses tersebut dilakukan, pihaknya akan melakukan rekayasa lalulintas dengan cara menutup sementara pertigaan Hanoman.edi















