Pekalongan – Jajaran Reskrim Polres Pekalongan Kota berhasil mengungkap kasus dugaan pembobolan kartu ATM. Petugas meringkus sejumlah pelaku pencurian data kartu ATM atau skimming.
“Pelaku sudah diamankan oleh anggota dan sekarang menuju ke Pekalongan, pelaku berjumlah tiga orang,” kata Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu, Rabu (11/4/2018).
Adapun pelaku yang berhasil diamankan pernah melakukan aksi di ATM yang berada di Kota Pekalongan. Salah satunya di bilik mesin ATM yang terletak di Mapolres Pekalongan Kota.
Kapolres mengimbau masyarakat yang pernah mengambil uang di ATM agar mengecek kembali ke bank masing-masing. Menurutnya, jika hanya lewat ATM pengecekan kurang maksimal.
“Masyarakat yang merasa uang yang ada di ATM berkurang bisa mengecek buku tabungan ke bank masing-masing,” kata dia.
Kapolres menambahkan modus skiming merupakan pencurian data pengguna ATM yang dilakukan dengan cara menaruh barang di tempat memasukan kartu ATM. Oleh pelaku selanjutnya akan disalahgunakan untuk menguras uang pemilik ATM.
“Selain masyarakat yang harus berhati-hati, keamanan bank ataupun ATM juga wajib waspada jika ada yang mencurigakan dan berlama-lama di dalam ATM bisa dimintai keterangan,” imbuhnya.
AKBP Ferry mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati.
“Lakukan pengecekan ke bank secara rutin agar tau saldo terakhir, hingga saat ini ada lima orang yang melapor ke kami terkait kurangnya saldo tabungan, dan laporan tersebut manjadi dasar penangkapan para pelaku,” jelasnya
“Untuk masyarakat berhati-hati jika saat memasukan kartu ATM sulit bisa dicurigai kalau mesin telah dipasang alat skimming, kami juga menghimbau kepada bank agar mengecek mesin ATM secara berkala untuk antisipasi agar masyarakat tidak dirugikan oleh pelaku kejahatan,” tuturnya. (edi)
















