Purbalingga – Edukasi dan kampanye anti korupsi untuk anak Taman Kanak-kanak (TK) dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Rabu (24/10).
Kegiatan itu, rangkaian dari Roadshow Bus KPK Jelajah Negeri, Bangun Budaya Anti Korupsi.
Ssekitar 300 anak-anak TK terlibat kegiatannya. Mereka diajak mendengarkan dongeng, menonton film, bermain dan bernyanyi.
Pantia kegiatan, Epi Handayani dari Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Kedeputian Bidang Pencegahan KPK RI mengatakan, KPK ingin menyampaikan pesan anti korupsi yang mudah diterima masyarakat. Melalui dongeng, bernyanyi, pemutaran dan bermain.
“Secara tidak langsung mereka (anak-anak, Red) bisa menangkap pesan anti korupsi,”katanya.
Emi mengatakan hal itu merupakan bagian pencegahan perilaku koruptif sejak dini dari setiap jenjang pendidikan. Sosialisasi dari jenjang pendidikan TK sampai jenjang pendidikan tinggi akan terus dilakukan.
“KPK tidak cuma melakukan penindakan pada tersangka saja, tapi juga memiliki tugas pencegahan yaitu edukasi dan kampanye anti korupsi, katanya.
Ditegaskannya, orang tua juga berperan besar dalam upaya pencegahan. Pihaknya berpesan agar orang tua mengajarkan tentang tanggungjawab dan kejujuran untuk anak-anaknya sejak usia dini.
“Korupsi bukan cuma tentang yang merugikan keuangan negara saja, tapi ada di kehidupan sehari hari. Hal terkecil yang dapat diajarkan misalnya ketika orang tua memberikan uang dan menyuruh anaknya untuk membelikan sesuatu dan mengajari anaknya untuk mengembalikan sisannya, kata dia.edit
















