oleh

Batang – Ziarah ke makam Kanjeng Pangeran Adipati ( KPA ) Mandurorejo di Dukuh Protowetan Desa Protomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal dilakukan Pemda Batang, Kamis, (5/4/2018). Tradisi tahunan itu dilakukan, menyambut hari jadi ke-52 Kabupaten Batang pada 8 April mendatang.

Ziarah diikuti puluhan pejabat di lingkungan Pemda Kabupaten Batang. Mereka berangkat setelah berkumpul di rumah dinas Bupati Batang. Dengan pengawalan petugas Satlantas Polres Batang dan Dinas perhubungan menuju ke makam Kyai Mandirorejo Kaliwungu Kabupaten Kendal.

Turut dalam kegiatan itu, Bupati Batang, Wihaji bersama Wakil Bupati, Suyono dan Sekretaris Daerah, Nasikhin Khidmat. ketua DPRD, Imam Teguh Raharjo, Ketua Pengadilan Negeri Abdul Latif, Kasdim Batang 0736 Mayor Inf. Raji, Kabag Sumda Polres Batang Kompol Hundarto, Ketua MUI KH. Zainul Irhoqi.

INFO lain :  Bangunan SMAN Tawangmangu Tak Sesuai Spesifikasi

Lokasi pertama yang diziarahi adalah makam Bupati Batang pertama Ki Mandurorejo yang berada di Kaliwungu Kendal. Di depan makam, mereka memimpin pembacaan doa untuk para leluhurnya yang telah membangun Kabupaten Batang.

Acara ziarah diawali dengan pembacaan doa dan pembacaan Surat Yasin dan Tahlil yang dipimpin oleh MUI Kabupaten Batang KH. Zainal Mutaqim, kemudian dilanjutkan peziarah tabur bunga di makam Ki Mandurorejo.

INFO lain :  Helikopter TNI AD Jatuh dan Terbakar di Kawasan Industri Kendal

Setelah itu peziarah melanjutkan ke makam Astana Pasekaran Batang. Adapun Bupati yang dimakamkan di Astana Pasekaran Kanjeng Raden Thoemenggung Soerokadiningrat, (Kanjeng Sedorawuh), Kanjeng Pangeran Ariosoero Adiningrat II, Toemenggung Tjokro Djojo KA.II, Toemenggung Poespo Negoro, Adipati Ario Soerjodiningrat, dan Bupati H Djoko Poernomo,SH.
Wihaji mengatakan, ziarah ke makam KPA Mandurorejo, pendiri dan tokoh Kabupaten Batang sebagai bentuk penghargaan kepada tokoh-tokoh yang telah berjasa membangun Kabupaten Batang.

“Ziarah ke makam ini merupakan tradisi tiap menyambut hari jadi Kabupaten Batang,” kata dia.

Wihaji juga mengatakan, Kabupaten Batang yang kini berusia 52 tahun dan merupakan pemekaran dari Kabupaten Pekalongan. Pada 8 April 1966 berdiri sendiri menjadi Kabupaten Batang.

INFO lain :  Layanan Permohonan Nikahan Rawan Pungutan

“Ziarah ke makam pendiri dan tokoh-tokoh Kabupaten Batang merupakan bentuk menghargai para leluhurnya, agar tidak lupa dengan sejarah kita. untuk itu senantiasa bersama-sama berziarah ke makam para Aulia di Batang,ckarena mengingatkan suatu saat kita juga akan menyusul,” kata Wihaji.

Ditambahkannya, sebagai generasi penerusnya untuk bersama meneruskan perjuanganya untuk membnagun Kabupaten Batang.

“Bersama kita membangun Kabupaten Batang agar lebih sejahtera dan bermartabat,” imbuh Wihaji.