Pemalang (Infoplus) – Pondok Pesantren (Ponpes) terkadang menjadi tempat membosankan bagi sebagian santrinya. Selain alasan aturan yang ketat, tak betah alasan tak bebas kerap menjadi dalilnya. Kondisi itu, terkadang menjadikan sejumlah santrinya tertekan. Tak jarang, diantaranya memilih untuk kabur dari Ponpes. Walah..
Sebagaimana terjadi, Kamis (22/2) pagi kemarin. Sejumlah warga dikejutkan dengan ditemukannya seorang bocah yang diketahui seorang santri sebuah pondok, seorang diri di kebun. Beruntung, seorang warga berhasil menemukannya dengan selamat dan tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Diduga karena tak betah tinggal di pondok dan sudah kangen ingin pulang ke pelukan orang tuanya, santri ponpes itu nekat kabur. Wendi Septiani, bocah berusia 11 tahun itu nekat kabur saat penjagaan pondok lengah.
Dasar bocah, hanya modal nekat. Bukannya sampai rumah menemui ibunya, ia justeru ketemu dengan galian tanah. Warga menemukannya di sebuah lokasi galian C di Desa Pedagung, Bantarbolang, kemarin. Wendi nyasar karena asal kabur dan tak tahu jalan pulang.
Atas temuan itu, sejumlah perangkat desa dan warga lalu melaporkan ke Polsek Bantarbolang. Setelah mendapat laporan dari Gustoro,s eorang perangkat Desa Pedagung, anggota piket Polsek Bantarbolang, Aiptu Durakhim bersama Aipda Teguh dan Brigadir Heru langsung menuju lokasi galian C, tempat anak tersebut. Wendi ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB saat seorang warga beraktiftas.
Sesampainya di Mapolsek Bantarbolang, si anak perempuan tersebut ditanya dan mengaku bernama Windi Septiani binti Iyam. Usianya 11 tahun warga alamat Kelurahan Wanarejan Selatan RT 2 RW 4 Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang.
Menurut pengakuan Windi Septiani, dirinya nekat kabur dari Pondok Pesantren Dipurana karena tidak betah. Ia mengaku ingin pulang rumah dan menemui orang tuanya.
Malam hari, saat penjagaan lengah dan teman-temannya tidur, Wendi mengakui kabur. Entah bagaimana Wendi bisa lolos dari pengawasan pengasuhnya itu.
“Dia kabur dari pondok pesantren pada malam hari sewaktu teman-temanya tidur. Kemudian berjalan ke timur dan tersasar di lokasi galian C LMA Desa Pedagung,” kata AKP Sriyanto Kapolsek Bantarbolang.
Atas temuannya itu, pihak kepolisian menyatakan langsung berkoordinasi dengan Kelurahan Wanarejan Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang terkait anak perempuan tersebut. Setelah dicek, benar bahwa anak tersebut merupakan warga Wanarejan Selatan.
“Anak tersebut lalu dijemput oleh pegawai Kelurahan Wanarejan Selatan untuk diantarkan kembali ke rumah orangtuanya”ungkap Kapolsek.edi
















