Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng akan Tebar Jutaan Bibit Ikan

oleh

Batang – Kepala Bidang Pengelolaan,  Perikanan dan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Prov Jateng, Arif Rahman Hakim mengungkapkan. Saat ini masyarakat Jateng masuk pada kategori konsumsi makan ikan terendah di Indonesia sehingga pemprov terus berupaya agar warga gemar makan ikan.

Pemprov Jateng, kata dia, terus menggencarkan dan memberikan sosialisasi pada masyarakat agar gemar makan ikan serta kegiatan lain seperti menebarkan benih ikan untuk produktifitas perairan air tawar di seluruh wilayah kabupaten/kota.

Terkait hal itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, mengalokasikan bantuan 50 juta bibit ikan air tawar untuk perairan umum di 35 kabupaten/kota.

INFO lain :  Musim Kemarau Kota Tegal Masih Batas Normal

“Adapun sebanyak 1,7 juta dari 50 juta bibit ikan diberikan pada Pemerintah Kabupaten Batang,” kata Arif Rahman Hakim usai menebar 825 ribu bibit ikan di bendungan Sungai Kramat sebagaimana dikutip dari Antara, Kamis (13/9/2018).

INFO lain :  Pemkab Batang Terapkan Sistem Retribusi Elektronik Antisipasi Kebocoran PAD

Dibandingkan negara maju, kata dia, tingkat konsumsi makan ikan mencapai lebih 100 kilogram per tahun. Sedangkan di Indonesia hanya baru sekitar 43 kilogram per tahun dan di Jateng baru 29 kilogram per tahun.

Menurutnya, ksadaran masyarakat di Jateng mengonsumsi ikan memang masih cukup rendah.

(Oleh karena kami siapkan 50 juta bibit ikan untuk diberikan pada pemkab/pemkot di Jateng, serta warga yang ingin mengajukan bantuan untuk budidaya ikan,” katanya.

INFO lain :  7 Instuksi Ganjar Terkait Daerah Zona Merah di Jateng

Bupati Batang Wihaji menyebutkan sebanyak 1,7 juta bibit ikan air tawar bantuan dari Pemprov Jateng itu terdiri atas ikan nila, mujair, dan ikan mas.

“Nantinya, bibit ikan air tawar tersebut akan ditebar pada 15 kecamatan antara lain Wonotunggal, Bandar, Blado, Kandeman, Warungasem, Tulis, Subah, Limpung, ?Gringsing, Pecalungan, Tersono, dan Bawang,” katanya.edit