3 Pencuri Dana Desa di Semarang Diganjar Tembakan Polisi

oleh
Pencurian dana desa sebesar Rp278 juta (sebelumnya polisi merilis Rp 276 juta) milik Desa Kemetul, terjadi pada, Rabu (1/8/2018), sekitar pukul 11.45 WIB, di Dusun Dlisem, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran. Ketika itu, perangkat desa baru saja mengambil uang dari Bank Jateng UPC Sruwen menggunakan mobil Suzuki APV B 1477 COR.

Uang tersebut diletakan di jok tengah, tapi dalam perjalanan pulang, salah satu ban mobil kempes. Saat akan menambal ban tersebut, uang dicuri pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Ketiga pelaku yakni Ferry Jaya Wawi (55), warga Gunungsaren, Madusari, Secang, Kabupaten Magelang; Arifin alias Iwan (52), warga Losmenan, Panjang, Kota Magelang dan Andi Ismanto (31), warga Bebelan, Bekasi. Barang bukti yang disita uang tunai Rp70 juta, sepeda motor Honda Vario AB 3647 ZY dan Yamaha Jupiter AB 4359 BE.

INFO lain :  PSIS Semarang Unggul Tipis saat Hadapi Sulut United

Mereka kini ditahan di Mapolres Semarang. Saat dihadirkan dalam acara jumpa pers, ketiganya tampak jalan terpincang karena kakinya ditembak oleh polisi.

Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho mengatakan, kecurigaan pertama terhadap pelaku yaitu karena sebelumnya kedua pelaku sempat memasuki salah satu minimarket di depan bank. Kecurigaan berikutnya karena keduanya menggunakan sepeda motor plat AB.

INFO lain :  Harga Pembelian Tembakau Belum Menguntungkan Petani

Setelah itu, anggota Resmob melakukan identifikasi di lokasi. Berdasarkan keterangan dari salah seorang saksi yang mengenali ciri-ciri pelaku berbadan gemuk.

“Setelah dilakukan lidik, ada hubungannya yang kejadian di Yogya yang sudah menjadi TO juga. Kami koordinasi dengan kejadian di Yogya, kemudian teridentifikasi pelaku tiga orang ini,” kata Agus di saat jumpa pers di Mapolres Semarang, Jumat (10/8/2018).

“Langkah selanjutnya kita lidik ternyata yang bersangkutan sampai ke Brebes. Di Brebes ternyata mau bekerja juga, kemudian kita lakukan penangkapan. Setelah dilakukan penangkapan koordinasi dengan Polres Brebes, kita bawa ke Polres Semarang,” ujarnya.

INFO lain :  SMKN 4 Kendal Dibobol, Seorang Remaja Kepergok Mencuri Komputer

Pelaku, kata Agus, merupakan spesialis yang telah melakukan dua kali pencurian dengan modus yang sama yakni mengempeskan ban kendaraan korbannya.

“Reward buat teman-teman ini luar biasa, dalam lima hari kejadian dapat terungkap. Ini kerja keras dari teman-teman Reskrim koordinasi dengan Polres Brebes. Mereka ini kebanyakan berasal dari Sumatera Selatan. Oku dan Palembang dan satu dari Bekasi. Pengakuan mereka baru dua kali melakukan aksi,” tutur Kapolres.