Pekalongan – Warga di Dukuh Serang, Desa Windurojo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan dihebohkan dengan aksi nekat seorang kakek yang gantung diri. Korban nekat ngendat gantung diri menggunakan selendang batik di pohon cengkeh setinggi 2,5 meter tak jauh dari rumahnya.
Korban, kakek Dasri alias Rusuh, lelaki berumur 85 tahun itu. Jasad korban kali pertama dilihat salah satu cucunya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Cucunya saat hendak mandi, Rabu (18/72018) pagi sekitar pukul 05.30 WIB melihat kakeknya itu gantung diri.
Kades Windurojo Hermani mengatakan, korban pernah mencoba bunuh diri pada tahun 2015, namun nyawanya saat itu bisa diselamatkan. Korban sebelumnya pamitan dengan anggota keluarganya akan tidur di rumah kerabatnya.
“Paginya cucunya melihat tubuh korban di kebun. Setelah dicek ternyata korban sudah meninggal gantung diri,” katanya, kemarin.
Kepolisian menyatakan korban tewas murni bunuh diri dengan cara gantung diri.
“Dari pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar salah satu anggota Polsek Kesesi yang melakukan olah TKP.
Sementara, pihak keluarga korban mengaku kaget dan sedih dengan kejadian tersebut. Pada tahun 2015, keluarga menyebut, korban pernah mencoba bunuh diri dengan menenggak obat pestisida.
Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui penyebab pasti korban nekat bunuh diri. Meski sudah berusia lanjut, korban masih tampak sehat dan tidak ada persoalan apa pun.
“Tadi malam dia pamitnya mau tidur di rumah saudara yang lain. Tapi tadi pagi ditemukan seperti itu. Selama ini tidak ada masalah dan sehat, tapi memang sudah pikun,” tutur Kasno (50), anak korban.edit
















